Bupati Nikahi ABG

Mertua Sedih Aceng Dihujat

Iing Supriadi (72), mengaku sedih menantunya, Aceng H.M.Fikri dihujat banyak orang, dan di pojokan karena pernikahan singkatnya.

zoom-inlihat foto Mertua Sedih Aceng Dihujat
TRIBUNNEWS.COM/NURMULIA REKSO
Iing Supriadi mertua Aceng Fikri, Bupati Garut yang kontroversi karena pernikahan singkatnya dengan gadis berusia 18 tahun Fani Oktora

TRIBUNNEWS.COM, GARUT - Iing Supriadi (72), mengaku sedih menantunya, Aceng H.M.Fikri dihujat banyak orang, dan di pojokan karena langkah sang Bupati Garut itu menikahi Fanny Oktora (18) pada Juli lalu.

Ditemui di rumahnya di Kampung Cikarokrok, Desa Sukasenang, Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut, Jawa Barat, pensiunan guru di sekolah Pendidikan Guru Agama (PGA) Negri Garut itu mengaku dekat dengan sang menantu. Menurutnya sejak Aceng menikahi putri keduanya, Nurokhimah, ia pun menganggap Aceng sebagai putranya sendiri. '

"Sebagai bapak, kalau anak senang saya ikut senang, kalau anak saya susah ya saya ikut susah," katanya.

Ia mengenal Aceng saat dirinya masih  mengajar di PGA, Aceng adalah salah seorang muridnya yang aktif berorganisasi. Di sekolah tersebut, putrinya yang berusia setahun lebih muda dari Aceng juga bersekolah. Tak hanya itu, ia juga mengenal ayah Aceng, karena mereka berdua sama-sama aktif berdakwah di Garut. Oleh karena itu, saat Aceng melamar putrinya diakhir tahun 90an, ia pun tak berfikir panjang dan langsung menyetujuinya.

Selama menjadi menantunya, ia mengetahui Aceng masih tetap aktif berorganisasi, hingga kerap kali menjabat sebagai ketua. Menantunya itu pun juga tekun mencari nafkah, mulai dari berdagang ayam, hingga menjual pakaian, dan berhasil meningkatkan taraf ekonomi keluarga.

Sampai beberapa minggu lalu, Aceng dan istrinya masih menunjukan kesan perkawinan yang sempurna. Tak sekalipun putrinya mengeluhkan Aceng, maupun menceritakan keretakan hubungannya dengan sang Bupati.

Ia pertama kali mendapat kanbar Aceng menikahi Fanny Oktora adalah dari media. Setelah kasus itu menghebohkan Garut, putrinya beberapa hari lalu datang, dan mengakui tindakan suaminya. Iing mengaku sempat memberikan nasehat kepada sang Putri, bahwa ini semua merupakan cobaan dari Allah.

"Laki-laki itu secara agama tidak dilarang untuk mempunyai istri lebih dari satu asal adil, saya hanya meminta putri saya bersabar, karena ini cobaan," ucapnya.

Lebih lanjut tentang kasus perkawinan itu, Iing menganggap hal tersebut adalah privasi Aceng dan Nurokhimah, sehingga ia segan untuk mencapuri lebih dalam. Yang ia tahu, hingga kini hubungan keduanya baik-baik saja. Mengenai islahnya Aceng dan Fanny, Iing ikut senang. Ia berharap islah tersebut dapat menyelesaikan seluruh kekisruhan yang terjadi belakangan.

  • KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved