Pemko Ajukan Bantuan ke APBN
saat ini rancangan desain pembangunanya atau yang biasa disebut dengan Detil Engenering Desain (DED) sudah hampir rampung.
Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru M Iqbal
*DED Pelabuhan Multipurpose Hampir Rampung
* Kembangkan Kawasan Pelabuhan
TRIBUNNEWS.COM DUMAI, - Keinginan Pemko Dumai untuk memanfaatkan bibir pantai yang belum tergarap sebagai kawasan kepelabuhanan akan dimulai dengan pembangunan pelabuhan multi purpose. Garapan awal akan dibangun di lahan Pemko yang berada di Pelintung, Kecamatan Medang Kampai.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Dumai, Selasa (1/1/2012) mengatakan, saat ini rancangan desain pembangunanya atau yang biasa disebut dengan Detil Engenering Desain (DED) sudah hampir rampung. "Dalam waktu dekat DED-nya sudah selesai. Dengan rancangan desain yang dilengkapi dengan perencanaan pembangunan detil termasuk estimasi biayanya itu kita akan mengupayakan bantuan dana dari pemerintah pusat melalui APBN," kata Marwan.
Disebutkannya, saat ini bentangan garis pantai yang dimiliki Dumai sepanjang 143 kilometer. Dari panjang areal tersebut, beberapa areal sudah dikuasai oleh pihak swasta.
Pada areal pantai baik itu yang terdapat di Kecamatan Sungai Sembilan dan juga Medang Kampai, sudah berdiri sejumlah industri yang memeiliki pelabuhan sendiri atau terminal khusus (Tersus). Termasuk juga pada garis pantai yang masuk dalam kawasan Kecamatan Dumai Barat dan Dumai Timur.
"Tersus yang ada tersebut hanya bisa digunakan untuk kepentingan operasional perusahaan itu sendiri. Jadi kita tidak bisa menggunakannya. Padahal 143 kilometer yang dimiliki itu adalah kekayaan yang dimiliki Dumai," katanya lagi.
Diakuinya bibir pantai yang belum tergarap tersebut sangat potensi untuk dijadikan sumber pendapatan daerah. Namun sampai saat ini belum ada sarana dan prasarana keselabuhan milik pemerintah. Untuk itu diakuinya sisa yang ada akan dimaksimalkan sebagai ladang baru.
"Apalagi kita ketahui Dumai ini masih banyak cadangan kapal yang akan masuk. Bahkan kondisinya saat ini sudah over," katanya.
Dijelaskan, pembangunan pelabuhan multi purpose tersebut akan dibangun diatas lahan seluas 72 hektar di Sungai Selinsing, Pelintung. Pembangunan tersebut direncanakan untuk pelabuhan peti kemas. Namun dalam pembangunanya akan dilakukan secara bertahap.
Biaya yang harus dikeluarkan untuk membangun langsung pelabuhan peti kemas cukup besar. Makanya untuk tahap awal dibangun dulu pelabuhan Multipurpose atau pelabuhan serbaguna.
Berkaitan dengan upaya yang telah dilakukan Pemko Dumai dalam merealisasikan rencana tersebut, pihaknya sudah ke Jakarta untuk mendapatkan dukungan dokumen bantuan APBN dalam merealisasikan pembangunannya. Bahkan dijanjikan Pusat akan dibantu 2013 ini.
"Awalnya untuk pelabuhan multipurrpose atau serbaguna. Kalau langsung peti kemas biayanya sangat besar sebab harus lengkap dengan fasilitasnya. Tahapa awal cukup selesaikan dermaga dulu," katanya. (ibl)
Baca Juga :
- Rayakan Tahun Baru, Dua Pendaki Gunung Tewas di Kawah Sindoro 5 menit lalu
- Ajak Pengunjung Berinteraksi 8 menit lalu
- Makassar Butuh Pemimpim Perempuan 19 menit lalu