6.316 Warga Samarinda Masih Jadi Korban Banjir
Sekitar 6.316 jiwa korban banjir di Samarinda masih menantikan tempat tinggalnya bebas dari genangan air
Laporan Tribun Kaltim, Rafan A Dwinanto
TRIBUNNEWS.COM SAMARINDA, - Sekitar 6.316 jiwa korban banjir di Samarinda masih menantikan tempat tinggalnya bebas dari genangan air. Diketahui, beberapa kawasan di Samarinda masig dilanda banjir sejak Selasa lalu, hingga Sabtu (2/2/2013) ini.
Kawasan Perumnas, Bengkuring, Sempaja Selatan, serta kawasan Pemuda menjadi daerah terparah yang tergenang air hingga saat ini. Data dari Dinas Sosial (Dinsos) Kaltim menyebutkan, di Bengkuring, banjir merendam 11 RT dengan total 2.506 jiwa. Sedangkan di Pemuda lebih parah lagi. Air merendam sekitar 30 RT yang dihuni 3.810 jiwa.
Bantuan bagi korban banjir di dua kawasan tersebut terus berdatangan. Dinas Sosial (Dinsos) Kaltim misalnya, memberikan bantuan berupa bahan makanan seperti ribuan bungkus mie instann, makanan siap saji, minyak goreng, sarden, dan lainnya.
"Kalau di Bengkuring kita drop bantuan langsung 31 Januari lalu, sedangkan di Pemuda yakni 1 Februari," kata Kadinsos Kaltim Bere Ali, kemarin.
Selain memberikan bantuan, Dinsos juga mendirikan posko pemantauan dan mengerahkan Taruna Siaga Bencana (Tagana) ke dua lokasi banjir tersebut. Sejatinya terdapat beberapa kawasan lain seperti Gelatik, yang juga masih digenangi air.
"Kita dirikan posko pemantauan, maupun mengerahkan Tagana untuk membantu para korban banjir.Sedangkan posko pemantauan berfungsi untuk memonitor dan berkoordinasi dengan masyarakat dan instansi lainnya," kata Bere Ali.
Masyarakat yang rumahnya terendam banjir, kata Bere Ali, masih memilih bertahan di kediamannya masing-masing. "Kita juga ada dirikan posko untuk korban banjir tapi sepertinya tidak ada yang mau meninggalkan rumahnya," jelas Bere Ali.
Baca juga :
- Penggunaan Gedung Kesenian Purworejo Menunggu Surat Bupati 29 menit lalu
- Kawanan Kera Incar Nanas Warga 1 jam lalu
- BPS Nilai Tukar Petani Riau Melemah 1 jam lalu