Pria Ini Tewas Saat Mancing
Nasib tragis menimpa Suryadi (52), pria asal Desa Air Raya ini tenggelam saat memancing ikan.
Laporan Wartawan Bangka Pos, Al Adhi Setyanto
TRIBUNNEWS.COM, BELITUNG - Nasib tragis menimpa Suryadi (52), pria asal Desa Air Raya ini tenggelam saat memancing ikan. Peristiwa itu diperkirakan terjadi saat korban memancing di dermaga Pelabuhan Tanjung Batu, Pegantungan, Badau, Sabtu (16/2/2013) malam.
Warga Jalan Muhammadiyah, Desa Air Raya, Tanjungpandan, Kabupaten Belitung, Kepulauan Bangka-Belitung (Babel) tewas setelah tercebur dan tenggelam saat memancing sekitar pukul 23.00 WIB.
Peristiwa memilukan ini berawal ketika Suryadi pergi memancing dengan saudara iparnya, Ajat dan adiknya Vivian. Ketiganya meninggalkan rumah sekitar pukul 19.00 WIB menuju lokasi.
Dermaga Pelabuhan Tanjung Batu kerap digunakan para pemancing untuk melempar kailnya dan menjadi salah satu tempat favorit memancing. Panjangnya dermaga yang menjorok ke laut dan dalamnya air sebagai alur kapal membuat banyak ikan yang berkumpul.
Sekitat pukul 22.55 WIB, Suryadi yang kesehariannya berprofesi sebagai sopir ini berpindah lokasi mancing. Ia menjauhi kedua saudaranya sembari mengangkat telepon.
Tak lama kemudian suara teriakan minta tolong memecah kesunyian dermaga lokasi memancing ini. Suara tersebut bersumber dari seorang pemancing lainnya yang melihat Suryadi sudah berada di dalam air.
Namun tak ada saksi yang melihat secara pasti bagaimana Suryadi tercebur ke laut. Saksi mata yang berada di lokasi melihat Suryadi sudah berada di dalam air laut.
Ajat yang mendengar teriakan minta tolong tersebut langsung mendatangi sumber suara. Melihat kakak iparnya tercebur ke laut, ia berinisiatif untuk menolongnya dengan ikut terjun ke laut.
Ajat berusaha menarik tubuh kakaknya ke arah pantai. Namun nasib tragis berkata lain, walaupun sudah bersusah payah menariknya ke arah pantai, Ajat menemui kakaknya tak bernyawa lagi. Korban lalu dibawa ke UGD RSUD Kabupaten Belitung.
Kabag Ops Polres Belitung Kompol Andi Batara seizin Kapolres Belitung AKBP Dian Harianto membenarkan adanya peristiwa tersebut. Dari hasil pemeriksaan korban tenggelam ini tak ditemukan tanda-tanda kekerasan sebelum tenggelam. Polisi menduga korban terpeleset saat memancing.
"Keterangan medis diketahui korban murni meninggal akibat tenggelam. Tidak ditemui adanya tanda-tanda kekerasan pada korban," kata Andi kepadaBangkapos.com, Minggu (17/2/2013).