Breaking News:

Bupati Nikahi ABG

Aceng Siap Terima SK Pelengseran Dirinya

Sekretaris Daerah Kabupaten Garut, Iman Alirahman, mengatakan Bupati Garut, Aceng HM Fikri, dan Wakil Bupati Garut, Agus Hamdani

zoom-inlihat foto Aceng Siap Terima SK Pelengseran Dirinya
TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
Bupati Garut, Aceng Fikri memenuhi panggilan Polda Jabar untuk pemeriksaan terkait skandal nikah siri dengan Fanny Oktora (18) di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung, Selasa (29/1/2013). Aceng diperiksa tim penyidik Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polda Jabar dengan 28 pertanyaan selama lebih kurang 6 jam. TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN

Laporan Wartawan Tribun Jabar, M Syarif Abdussalam

TRIBUNNEWS.COM, GARUT - Sekretaris Daerah Kabupaten Garut, Iman Alirahman, mengatakan Bupati Garut, Aceng HM Fikri, dan Wakil Bupati Garut, Agus Hamdani, akan menghadiri undangan Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan, untuk menerima Keputusan Presiden mengenai pelengseran Aceng.

"Baru diundang oleh Gubernur melalui telepon. Undangannya belum kami terima. Tapi, kami akan tetap pergi ke Bandung untuk penuhi undangan Gubernur," kata Iman Alirahman di Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Garut, Sabtu (23/2/2013).

Bersama Aceng dan Agus, Iman mengatakan unsur pimpinan DPRD Kabupaten Garut, Kapolres Garut, Dandim 0611/Garut, Ketua Kejari Garut, Sekretaris DPRD Kabupaten Garut, dan dirinya akan menghadiri undangan Gubernur.

Agenda dalam pertemuan tersebut, diantaranya pemberian surat keputusan presiden kepada Aceng. Setelah diterima, akan diketahui petikan-petikan surat mengenai instruksi pemberhentian Aceng dari jabatannya.

"Kita belum bisa ambil langkan apapun sampai menerima dan membaca surat itu. Kita lihat nanti mulai tanggal berapa bupati diberhentikan. Atau bisa saja ada kemungkinan lainnya," kata Iman.

Apabila Aceng dilengserkan dari jabatannya, kata Iman, DPRD Kabupaten Garut akan mengusulkan pengangkatan Wakil Bupati Garut, Agus Hamdani, untuk menggantikan posisi Aceng. Dengan demikian, tugas-tugas bupati akan diembannya.

Awalnya, kata Iman, Aceng meminta pertemuan tersebut diundur karena Aceng memiliki acara lain pada saat bersamaan. Sedangkan pertemuan dengan Gubernur tersebut bersifat sangat penting dan mendesak, tidak bisa diundur lagi.

Akhirnya, kata Iman, Aceng pun menyanggupinya dan akan menghadiri undangan Gubernur tersebut di Bandung, Senin (25/2/2013).

"Nanti kita lihat keputusan presidennya. Sejak kapan diberhentikan. Kalau diputuskan pada suatu tanggal Bupati tidak menjabat lagi, sejak saat itulah Bupati lengser. Sejak itu tidak bertugas sebagai Bupati lagi dan tidak bisa menggunakan fasilitas dan wewenangnya sebagai Bupati lagi," kata Iman.

Menurut Iman, proses transisi kepemimpinan ini sama sekali tidak mengganggu jalannya roda pemerintahan Kabupaten Garut. Pelayanan terhadap publik di berbagai bidang masih berjalan normal tanpa terganggu sedikitpun pada masa transisi ini. (Sam)

Editor: Dewi Agustina
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved