Kabel Istrik Dicuri Warga
Warga berharap PLN mengambil tindakan agar tiang listrik tersebut dapat difungsikan.
Ratusan Tiang Listrik Terbengkalai
TRIBUNNEWS.COM MELAWI -Ratusan tiang listrik di Desa Kebebu Kecamatan Nanga Pinoh dan di kawasan Jalan Pinoh Selatan dibiarkan terbengkalai tanpa aliran listrik. Warga berharap PLN mengambil tindakan agar tiang listrik tersebut dapat difungsikan.
Pantauan Tribun Rabu (27/2/2013) di lapangan, tiang listrik yang tidak ada jaringannya terhitung sejak dari Simpang Jalan Desa Kebebu menuju Jalan ke kecamatan Ella Ilir, jumlahnya mencapai 250. Beberapa tiang listrik tersebut sebagian sudah ada yang hilang dan sebagian lagi kondisinya sudah miring lantaran tak terawat.
Sementara tiang listrik yang terdapat di Jalan Provinsi di Kecamatan Pinoh Selatan jumlahmnya lebvih dari 300. Akibatnya sejumlah rumah yang ada di sepanjang jalan itu tak bisa menikmati penerangan.
Solihin warga setempat mengatakan, tiang listrik tersebut sudah tidak difungsikan sejak puluhan tahun silam. Hal ini berbanding terbalik dengan harapan masyarakat di desanya yang sampai kini belum teraliri listrik.
"Dulunya sih ada kabelnya, tapi karena tidak ada aliran listriknya akhirnya dicuri orang kabelnya. Setelah itu sampai sekarang tidak difungsikan," katanya.
Solihin tidak mengetahui secara persis kapan kabel-kabel tersebut dicuri orang tak bertanggung jawab.
"Ya mungkin itu juga bentuk kekecewaan, masak kabel sudah dipasang bertahun-tahun tapi tidak ada jaringannya, saya yakin kalau sudah ada jaringan lsitriknya orang tidak berani mencurinya," katanya.
Solihin berharap kepada pihak terkait bisa memasang jaringan listrik kembali sehingga warga setempat bisa menikmati penerangan. Sebab selama ini masyarakat hanya mengandalkan penerangan dari pelita. "Kalau yang punya genset ya pakai genset kalau yang tidak punya uang terpaksa pakai pelita atau lilin," katanya.
Manajer PLN Ranting Melawi Yoriza membenarkan, terbengkalainya tiang lsitrik di wilayah desa Kebebu. Kata Yoriza jaringan tersebut sudah dibangun sejak tahun 90-an. Kata dia rencananya jaringan listrik di desa tersebut akan diambilkan dari mesin pembangkit di Nanga Pinoh namun kondisinya tidak memungkinkan.
"Karena mesin pembangkit tidak mampu akhirnya tidak dialiri listrik. Mungkin karena tidak ada jaringan listriknya akhirnya kabelnya dicuri warga," katanya.
Apakah PLN telah melaporkan kasus tersebut kepada Polisi. Yoriza mengatakan, pencurian tersebut sudah terjadi sejak lama bahkan sebelum dirinya bertugas di Melawi.
"Kita juga sangat menyayangkan adanya pencurian itu.," tegasnya.
Saat disinggung mengenai kapan tiang listrik tersebut akan dimanfaatkan kembali. Yoriza mengatakan pihaknya sudah berupaya menyampaikan hal ini, namun belum ada hasilnya.
"Kita sudah berupaya, agar tiang lsitrik tersebut tidak mubazir. Namun kita belum bisa memastikannya sebab untuk memanfaatkan kembali dibutuhkan biaya yang sangat besar," tandasnya. (ali)
Segera Manfaatkan
Anggota DPRD Melawi Agus Darius berharap kepada PLN bisa segera mengambil tindakan untuk memanfaatkan tiang listrtik yang banyak terbengkalai. Dengan demikian masyarakat yang bermukim di sekitar jalan tersebut bisa menikmati penerangan.
“PLN jangan hanya focus pelayanan pada kota saja. Namun di daerah pedalaman juga harus mendapatkan perhatian yang sama, maka secepatnya PLN memanfaatkan tiang listrik yang terbengkalai,” katanya.
Agus mengatakan, dengan pertumbuhan penduduk yang semakin banyak, hendaknya PLN juga harus memperluas jaringan. Sehingga tidak ada masyarakat yang merasa diabaikan karena karena tidak ada jaringan listrik.
“Sayang sekali kalau jaringan sudah dibangun dengan biaya yang besar namun dibiarkan terbengkalai, PLN harus mengambil kebijakan supaya masyarakat dapat merasakan manfaatnya,” tegasnya.
Selain memperluas jaringan Agus juga mengharapkan agar PLN tidak sering melakukan pemadaman, mengingat tidak lama lagi anak-anak akan menempuh ujian. Sebab dengan seringnya pemadaman maka akan sangat mengganggu. (ali)
Baca Juga :
- Syahrul Dapat Ucapan Selamat dari Ketua MK 13 menit lalu
- Foto: Perkelahian Sangkur Mematikan ala Linud-502 Kostrad 31 menit lalu
- Maling Ponsel di Lambar Pakai Getah Buah 41 menit lalu