Rabu, 10 Juni 2026

Data Hilang, Gaji Dosen IAIN Surabaya Bakal Terlambat

"Jadi bukan bukan uang negara rupiah murni,"terang Rektor IAIN Prof Abdul A'la saat ditemui surya.co.I'd di kantornya, Kamis (7/3/2013).

Tayang:

Laporan dari Musahadah wartawan surya

TRIBUNNEWS.COM,SURABAYA- Sistem keuangan IAIN Sunan Ampel dipastikan terganggu pasca demonstrasi anarkis yang dilakukan puluhan mahasiswa Fakultas Syariah, Senin lalu (6/3/2013).

Hal itu dimungkinkan karena para mahasiswa ini telah membakar dan menyita dokumen-dokumen keuangan penting.
Dari hasil penelusuran pegawai dipastikan dokumen yang hilang milik badan layanan umum (BLU) seperti dana SPP, praktikum, pendampingan mahasiswa dan data sewa menyewa yang dilakukan IAIN.

"Jadi bukan bukan uang negara rupiah murni,"terang Rektor IAIN Prof Abdul A'la saat ditemui surya.co.id (tribunnews group) di kantornya, Kamis (7/3/2013).

Atas hilangnya data ini, pihak keuangan terpaksa harus melacak lagi uang keluar masuk.

"Mudah-mudahan ada data cadangan sehingga bisa dilacak lagi,"harapnya.

Sementara sumber Surya (tribunnews group) menyebutkan salah satu data yang hilang adalah data gaji dosen dan pegawai.

Ketika hal ini ditanyakan ke A'la, dia belum mendapat laporan.

Namun jika itu benar, dipastikan akan terjadi kelambanan pencairan gaji 200 pegawai dan 450 dosen.

"Saya akan laporkan hal ini ke kantor pejak dan perbendaharaan negara (KPPN). Kalau itu berkaitan dengan gaji ya bisa telat,"katanya.

Sementara terkait CPU komputer yang diambil pendemo, hingga kemarin pihak rektorat belum menemukannya.

"Saya juga belum tahu, data apa saja yang tersimpan di CPU karena sekarang masih dilacak,"katanya.

Sumber: Surya
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved