Rabu, 10 Juni 2026

DPRD Minta Dishub Kota Makassar Tak Kambinghitamkan Anggaran

Komisi D Bidang Kesejahteraan Rakyat DPRD Kota Makassar meminta Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Makassar tak mengambinghitamkan

Tayang:
Editor: Budi Prasetyo

Laporan Wartawan Tribun Timur Edi Sumardi

TRIBUNNEWS.COM  MAKASSAR,  – Komisi D Bidang Kesejahteraan Rakyat Dewan Perwakilan Rekyat Daerah Kota Makassar meminta Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Makassar tak mengambinghitamkan minimnya anggaran sehingga tak mengoperasikan seluruh bus sekolah.

Dishub terpaksa memarkir empat bus sekolah yang dioperasikannya. Hal ini dikarenakan kurangnya sopir dengan alasan keterbatasan anggaran. Saat ini, dishub hanya mempekerjakan empat sopir dari tenaga sukarela. Mereka digaji Rp 500 ribu per bulan dari APBD.

 “Kan, bisa ditaktisi dengan meminjam sopir di sekretariat daerah yang banyak nganggur. Dari pada mereka digaji lantas tak ada kerjanya,” ujar anggota Komisi D, Iqbal Djalil, Kamis (28/3/2013).

Penyediaan layanan bus atau angkutan pelajar gratis di Makassar dimulai sejak tahun 2010. Layanan ini merupakan realisasi janji kampanye pasangan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar, Ilham Arief Sirajuddin dan Supomo Guntur atau IASmo Bebas.(tribun-timur.com/edi)

Baca  Juga  :

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved