Minggu, 19 April 2026

Demi 4 Batang Rokok, Siswa SMP di Ngawi Tewas Tenggelam

Seorang siswa kelas 9 SMP Negeri 1 Kedunggalar, Kabupaten Ngawi, Febriyanto (15), warga Desa/Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi dipastikan tewas

Editor: Budi Prasetyo


TRIBUNNEWS.COM NGAWI - Seorang siswa kelas 9 SMP Negeri 1 Kedunggalar, Kabupaten Ngawi, Febriyanto (15), warga Desa/Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi dipastikan tewas tenggelam di Bendungan Sungai Kedunggalar.

Pasalnya, pelajar itu tenggelam di bendungan sedalam 10 meter, sejak Selasa (9/4/2013) sore. Namun, hingga Rabu (10/4/2013) pagi jenazahnya belum ditemukan sejak terjun ke dalam sungai dari atas pintu air bendungan itu.

Sedangkan warga yang mencari korban sejak Selasa malam  tak berani menerjuni bendungan itu. Selain arusnya deras juga disebabkan kedalam bendungan itu sendiri. Warga dan petugas yang mencari hanya menyusuri dan menunggu jenazah korban terapung.

Anak pertama dari dua bersaudara pasangan suami istri Inne (40) dan Sumardi (45) warga setempat yang bekerja di Jakarta itu baru ditemukan setelah jenazahnya mengambang sendiri.

Padahal, korban sengaja menerjunkan diri ke dalam bendungan itu hanya mendapatkan empat batang rokok.

Korban bersama tiga temannya taruhan dengan terjun ke Sungai. Siapa yang berhasil terjun kemudian berenang hingga kaluar dengan selamat dia pemenanganya.  Pemenang mendapatkan hadiah empat batang rokok.

Beberapa teman korban di antaranya, Igi (16), Dicky (16), dan Fredi (16) yang semuanya masih bertetangga dan duduk dibangku kelas 10 SMA.

Awalnya, Selasa sore (9/4/2013) korban bersama tiga rekannya Igi, Dicky, dan Fredi bermain di sekitar bendungan yang tak jauh dari rumah mereka. Saat itu, salah satu rekan korban muncul ide mengadakan taruhan tersebut.

Saat pengundian, korban mendapat urutan pertama. Tanpa rasa takut korban langsung melepas pakaian dan terjun ke bendungan dari ketinggian 10 meter itu. Namun nahas, saat korban sudah menceburkan diri ke bendungan, korban terseret arus sungai yang cukup deras itu. Korban tak dapat menyelamatkan diri, tenggelam dan menghilang.

Mengetahui rekannya tenggelam, ketiga rekan korban sudah berusaha menolong korban dengan cara menarik menggunakan sebatang bambu. Namun, upaya itu tak berhasil dan korban hayut dibawa arus deras sungai itu. Diduga, korban tak bisa berenang dan mengira jika sungai bendungan itu tidak terlalu dalam, sehingga nekat terjun ke dalam sungai untuk memenangkan taruhan itu.

Seorang rekan korban, Fredi, mengatakan sempat melihat korban meminta tolong. Namun, setelah ditolong dan ditarik menggunakan bambu korban langsung hanyut terbawa arus sungai yang cukupderas itu.

"Sebenarnya ratuhan 4 batang rokok itu hanya iseng. Kami tak mengira jika akhirnya akan terjadi hal seperti ini," terangnya kepada Surya.co.id, Rabu (10/4/2013).

Ibu Korban, Ny Inne, menangis histeris mengetahui anaknya tak kunung ditemukan.

Sumber: Surya
Tags
tewas
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved