Dua Mahasiswa Rantau Asal NTT Dibacok Orang Tak Dikenal di Yogya
Namun, Paulus terluka parah sehingga dirujuk ke RS PKU Muhammadiyah di Ngupasan
Laporan Reporter Tribun Jogja, Yoseph Hary W
TRIBUNNEWS.COM, YOGYAKARTA - Dua mahasiswa perantauan asal Nusa Tengara Timur yang sedang studi di Yogyakarta menjadi korban pembacokan sekelompok orang di simpang tiga, Jalan Perintis Kemerdekaan, Kotagede Yogyakarta, Rabu (1/5/2013) sekitar pukul 03.00 WIB.
Dua korban itu adalah Paulus Yustiawan Siga Jawa (20) dan Yanuarius Lobo (20). Mereka terluka akibat pembacokan itu pada bagian belakang kepala dan jari tangan. Pascainsiden, warga sekitar lokasi membawanya ke RS PKU Kotagede.
Namun, Paulus terluka parah sehingga dirujuk ke RS PKU Muhammadiyah di Ngupasan.
Informasi yang dihimpun Tribunjogja.com dari bagian Instalasi Gawat Darurat (IGD) rumah sakit itu menyebutkan, satu pasien yang dirujuk ke PKU Ngupasan adalah Paulus. Dikabarkan keduanya terluka bacok sepanjang lima sentimeter.
Namun Paulus harus dirujuk karena otot jari kelingking tangan kirinya putus di bagian dalam dan tidak dapat digerakkan.
"Langkah medis yang dilakukan dengan metode ruptur tendo atau menyambung," ujar Supervisor Pelayanan IGD RS PKU Muhammadiyah, Al Afik, Rabu (1/5/2013).
Meski demikian, Paulus diperbolehkan pulang setelah mendapat perawatan. Dia akan menjalani rawat jalan. Demikian juga rekannya, Yanuarius, juga hanya rawat jalan.
"Yang rujukan dari PKU Kotagede Paulus, sekitar pukul 04.00 sampai sini. Tapi akhirnya pulang," kata petugas IGD.