Hasman Keburu Kabur Saat Dimintai Keterangan Polisi
Polisi gagal memintai keterangan dari pria yang mengaku bernama Hasman, anak pasangan Lariu dan Daria yang meninggal
Laporan Wartawan Tribun Kaltim, Niko Ruru
TRIBUNNEWS.COM, NUNUKAN - Polisi gagal memintai keterangan dari pria yang mengaku bernama Hasman, anak pasangan Lariu dan Daria yang meninggal 13 tahun silam. Pria yang mengaku bernama Hasman ini mengaku bangkit dari kubur setelah menjalani siksa di alam kubur selama 13 tahun. Ia ditemukan muncul di Kampung Paris, Lahad Datu, Sabah, Malaysia pekan lalu.
Dihubungi melalui telepon selulernya, Rabu (22/5/2013) siang ini, Camat Sebatik Sofyang mengatakan, karena banyaknya warga yang terus berdatangan ke rumah di RT 05, Desa Manurung, Kecamatan Sebatik, pihaknya bersama pihak kepolisian, kepala desa serta tokoh-tokoh masyarakat sepakat menyerahkan kepada pihak kepolisian untuk memintai keterangan Hasman.
Namun saat anggota Polsek Sungai Nyamuk menjemput di rumahnya, Rabu pagi, Hasman dan Lariu ternyata telah ‘kabur’ ke Tawau, Sabah, Malaysia. Diduga yang bersangkutan sudah mendapatkan informasi jika akan diperiksa di Polsek Sungai Nyamuk.
"Informasinya dia berangkat dari Dermaga Lalae Salo, Desa Seberang. Dia ke Tawau diantar Lariu mau dikembalikan ke Lahad Datu," ujar Sofyang.
Tidak diperoleh informasi lebih rinci, mengapa Lariu membawa kembali Hasman ke Lahad Datu.
"Yang pasti anggota Polsek mau jemput, ternyata sudah tidak ada," ujarnya.
Sofyang mengatakan, sejak kabar bangkitnya Hasman dari kubur setelah 13 tahun meninggal, warga berbondong-bondong mendatangi kediaman Lariu. Hal ini membuat pihaknya harus segera mengambil langkah-langkah.
"Sekarang sudah tidak ada orang yang datang. Karena mereka tahu orangnya sudah tidak ada," ujarnya.