Rabu, 10 Juni 2026

Ponsel di Dalam Kutang pun Tetap Hilang

Penumpang kapal laut PT Pelni dari Belawan Sumatera Utara tujuan Batam Kepri pasrah, Rabu (21/5/2013) resah

Tayang:
Editor: Hendra Gunawan

Laporan Wartawan Tribun Batam, Candra Pusponegoro

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Penumpang kapal laut PT Pelni dari Belawan Sumatera Utara tujuan Batam Kepri pasrah, Rabu (21/5/2013) resah. Kasus pencurian yang ada di dalam kapal tersebut tergolong sangat licin dan kemungkinan menggunakan ilmu gendam.

Barang-barang berharga puluhan penumpang KM Kelud seperti tidak aman meskipun disimpan dalam tempat yang dianggap aman sekalipun.

“Saya memang tidur agak awal, sekitar pukul 22.30 WIB. Ponsel saya simpan dalam kutang (BH). Bangun tidur ponsel sudah raib dari kutang saya, bagaimana dengan barang yang ditaruh dalam tas begitu saja. Kami tidak habis pikir atas kejadian ini,” ujar penumpang wanita yang enggan disebutkan namanya.

Para penumpang yang kehilangan barang-barang seperti uang, ponsel, dan lainnya segera mengadukan kepada sekuriti kapal. Saat mereka melaporkan insiden itu, sekuriti tidak melayani dan seolah-olah tutup mata. Tidak puas sampai di situ, Qiran dan puluhan penumpang lainnya naik ke ruang kapten kapal untuk mengadukan persoalan itu.

Malangnya, kapten kapal dan Anak Buah Kapal (ABK) tidak bersedia memberikan solusi. Para korban menganggap mereka ‘cuci tangan’ atas kasus pencurian dan kehilangan barang-barang para penumpang. Bahkan saat diancam puluhan penumpang, kapten kapal hanya bisa tersenyum dan mengatakan tidak bertanggung jawab atas kehilangan barang penumpang.

“Saya dan ABK tidak tahu urusan kehilangan ini, karena benda dan barang bawaan penumpang menjadi tanggung jawab pribadi” ujar Qiran menirukan kapten kapal.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved