Kecelakaan Gagalkan Supriatna Pulang Kampung
Kecelakaan yang menimbulkan korban jiwa terjadi di jalan raya Bandung-Sumedang persis di depan Kantor Pegadaian Tanjungsari,
TRIBUNNEWS.COM, SUMEDANG - Kecelakaan yang menimbulkan korban jiwa terjadi di jalan raya Bandung-Sumedang persis di depan Kantor Pegadaian Tanjungsari, Rabu (22/5/2013) sekitar pukul 14.00. Akibat kecelakaan ini Supriatna (63) tewas di lokasi kejadian. Supriatna mengalami kecelakaan dalam perjalanan pulang ke rumahnya di Kampung Margamulya, Desa/Kecamatan Cimalaka, Sumedang.
Supriatna tewas akibat terjatuh dari motor yang dikendarainya dan terlindas roda. Korban yang mengendarai motor Yamaha Mio Z 6986 BD, datang dari arah Bandung menuju Sumedang. Supriatna mencoba mendahului truk tronton Nopol F 9073 WA namun dari arah berlawanan datang mobil boks.
"Pengendara motor itu tersenggol kemudian jatuh dan terlindas ban tronton yang disalipnya," seorang warga di lokasi kejadian, Dadi (38).
Supriatna tewas di lokasi kejadian dengan luka sangat parah. "Saya tak bisa menghindar lagi ketika pengendara motor itu terjatuh ketika mendahului truk saya," kata sopir tronton asal Gang Atakiria, Kecamatan Babakan Ciparay. Kota Bandung, Hidayat (55) ketika dimintai keterangan oleh polisi.
Tiga jam setelah kecelakaan yang merengut nyawa Supriatna, sekitar pukul 17.00, terjadi kecelakaan maut terjadi dan menewaskan seorang pengendara motor di tikungan Bangkong, Desa Kutamandiri, Kecamatan Tanjungsari.
Kecelakaan tunggal ini terjadi ketika pengendara motor, Trisno (38), warga kampung lapang, Desa Mekarbakti, Kecamatan Pamulihan, Sumedang membawa motor di sebelah kiri karena kondisi jalan macet.
Trisno memacu motor Honda Beat Nopol Z 6227 BA dari arah Bandung menuju Sumedang dengan kecepatan tinggi. Pengendara motor ini mencoba mendahului kendaraan yang berjalan merayap dari sebelah kiri.
Saat melaju itu, motor yang dikendarai Trisno menabrak tiang besi dan korban jatuh terjerembab ke parit. "Pengendara motor masuk parit setelah motornya menabrak tiang besi. Saat ditolong sudah tewas karena lukanya cukup parah," kata beberapa warga di lokasi kejadian. (std)