Melawi Produksi Beras Lokal
Bupati berharap, beras lokal ini dapat berlanjut hingga bisa masuk ke Pontianak.
TRIBUNNEWS.COM MELAWI,-Sektor pertanian dan perkebunan saat ini memang menjadi sektor unggulan di Melawi. Kedua sektor inilah yang menjadi sumber pendapatan yang cukup dominan dibidang sektor lain. Hal ini yang membuat Pemkab Melawi berkomitmen untuk memperhatikan lebih serius kedua sektor tersebut.
Bupati Melawi Firman Muntaco mengatakan, kedua sektor tersebut harus ditingkatkan. Termasuk sektor pertanian terutama terkait dengan kemandirian pangan yang harus dikembangkan. Menurut Bupati, disektor pertanian sudah berhasil mendapatkan penghargaan dari pemerintah pusat atas keberhasilan meningkatkan produksi beras di atas lima persen.
“Disisi lain, Distankannak Melawi juga telah memproduksi beras lokal dengan merek Ikan Semah” katanya belum lama ini.
Bupati berharap, seperti beras lokal ini dapat berlanjut hingga bisa masuk ke Pontianak. Terkait dengan bantuan pusat disektor pertanian, perikanan hingga perkebunan, Bupati mengatakan, bahwa saat ini telah banyak bantuan yang masuk ke Melawi baik dalam bentuk bibit, bantuan untuk Poktan hingga alat-alat pertanian.
“Sebagian diantaranya masuk karena prakarsa Sukiman yang membantu melobi pusat. Tentunya saya berharap ini bisa terus berlanjut,” ucapnya.
Anggota DPR RI, H. Sukiman menyampaikan, bila produksi pertanian dan perikanan mengalami peningkatan, dampaknya tentunya juga pada sektor perekonomian Melawi serta kemampuan swasembada pangan yang akan meningkat.
“Bahkan, Bupati bisa kembali mendapatkan penghargaan dari pusat karena keberhasilan meningkatkan produksi pertanian, khususnya gabah. Upaya peningkatan sektor pertanian akan terus dilakukan terutama melalui program percetakan sawah baru. Melawi sendiri ditargetkan mampu merealisasikan 300 ribu hektar sawah baru sehingga produksi beras akan meningkat melebihi target pusat,” sebutnya.
Dia mengatakan, hal ini tentu tergantung kesiapan dari Pemkab Melawi juga. Program yang masuk dari pusat untuk sektor pertanian bisa saja semakin banyak kedepannya. Poktan yang menerima bantuan, diharapkan juga terus berkoordinasi dengan instansi teknis terkait agar kinerjanya semakin baik dan selaras dengan program Pemkab Melawi. “Saya juga meminta terkait dengan bantuan program pertanian, jangan sampai ada Poktan fiktif,” harapnya. (ali)