Wabup Bogor Kabur Seusai Diperiksa

Mobil itu mundur dengan cepat lalu berbalik arah dan meninggalkan Mapolda Jabar.

zoom-inlihat foto Wabup Bogor Kabur Seusai Diperiksa
/henry lopulalan
Bupati Bogor Karyawan Faturachman selesai di perika terkait penyidikan kasus dugaan pemberian hadiah pengurusan izin lokasi taman pemakaman bukan umum di Komisi Pemberatas Korupsi, Jalan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (25/4/2013). Ia diperiksa untuk lima tersangka diantaranya Ketua DPRD Bogor Iyus Djuher, pegawai Pemkab Bogor Usep Jumeno dan Listo Wely Sabu yang sudah di tetapkan sebagai tersangka. (Warta Kota/henry lopulalan)

TRIBUNNEWS.COM, BANDUNG - Wakil Bupati Bogor, Karyawan Faturahman (Karfat), lari dari wartawan setelah menjalani pemeriksaan sekitar pukul 18.30 di Markas Kepolisian Daerah (Mapolda) Jawa Barat (Jabar), Jalan Soekarno-Hatta, Bandung, Rabu (5/6/2013).

Kira-kira pukul 18.40 mobil Pajero Sport merah hati bernomor polisi F 914 PN meninggalkan parkiran depan Satuan Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jabar. Pajero sport itu ternyata memutar lalu menjemput Karfat di sisi lapangan tenis.

Karfat tampaknya keluar dari pintu samping, dekat lapangan tenis, setelah menaiki tangga di samping ruang penyedikan Sub Direktorat (Subdit) IV Remaja Anak dan Wanita (Renakta), tempat ia menjalani pemeriksaan. Mobil itu mundur dengan cepat lalu berbalik arah dan meninggalkan Mapolda Jabar.

Karfat diperiksa berkaitan dengan kasus penyebaran video porno mirip wakil ketua DPRD Jabar, RHT, mulai sekitar pukul 13.30. Sebelumnya, Karfat tidak memenuhi panggilan Polda untuk diperiksa.

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Martinus Sitompul mengatakan, penyidik menanyakan, sekitar 35 pertanyaan kepada Karfat untuk memenuhi dan melengkapi semua unsur-unsur yang ada. Menurut Martinus, pertanyaan yang disampaikan terkait kronologi dan keterlibatan Karfat tentang penyebaran video bergambar adegan hubungan intim antara pria mirip RHT dengan wanita berinisial L.

Karfat disangkakan melanggar Pasal 29 UU No 44 tahun 2008 perihal Pornografi junto Pasal 55 ayat 1 KUH Pidana tentang mereka yang melakukan, yang menyuruh melakukan, dan turut serta melakukan suatu perbuatan. Tak hanya Karfat, terkait kasus ini polisi sudah lebih awal menetapkan IL sebagai tersangka.

"Pemeriksaan ini tidak terkait jabatan Wabup Bogor. Tetapi kaitannya tersangka yang waktu itu menjadi ketua LSM di Bogor. Cuma memang kebetulan saja saat ini tersangka jabatannya sebagai Wabup Bogor," kata Martin. (tom)

Editor: Hendra Gunawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved