Rabu, 10 Juni 2026

Transfer Uang Lintas Operator Resmi Diluncurkan

Transfer uang konektivitas tiga operator telekomunikasi dalam hal transfer dana via e-money resmi diluncurkan

Tayang:
Editor: Budi Prasetyo

Laporan Wartawan Tribun Timur : Hajrah

TRIBUNNEWS.COM MAKASSAR-- Transfer uang lintas operator atau konektivitas tiga operator telekomunikasi dalam hal transfer dana via e-money resmi diluncurkan di Kampung Popsa Makassar, Rabu (19/6/2013).

Sejumlah pimpinan region operator seluler dari Telkomsel, XL dan Indosat serta Walikota Makassar hadir memberikan simulasi mengenai tata cara melakukan pengiriman uang lintas operator.

Cheif of Mobile Finacial Service PT Indosat Tbk, Herfini Haryono menyebutkan Indosat akan menegedepankan prinsip edukasi nasabah dalam melakukan registrasi program tersebut, dalam hal ini layanan Dompetku.

Untuk saat ini, kata Herfini, Indosat belum terlalu agresif dalam bisnis e-money. Jumlah pendaftar baru sekitar 300.000 pelanggan, lantaran produk Dompetku juga belum lama diluncurkan.

Berbeda dengan Indosat, PT Telekomunkasi Seluler (Telkomsel) sudah lebih awal terjun menyebutkan pihaknya justru lebih agresif dengan program tersebut. Diungkapkan Harris Wijaya selaku Vice President and marketing Area pamasuka, produk TCash telah hadir sejak 2008.
Kata dia salam 5 tahun sudah ada sekitar 13 juta pendaftar, namun hanya 20% yang aktif menggunakan TCash.

"Rata-rata transaksi kami masih seputar pembelian voucher pulsa maupun topup langsung,"jelasnya.

Untuk area Pamasuka kata dia pelanggan Telkomsel yang mendaftar TCash mencapai 3 juta. Sebanyak 1,7 juta-1,9 juta berada di provinsi Sulawesi Selatan.

Sementara itu, untuk pelanggan opertaor XL yang telah mendaftar layanan e-money XL Tunai mencapai 350.000 secara nasional. Operator ini bekerjasama dengan minimarket Alfamart.

Dan lewat kerjasama tersebut kata dia, pengguna bisa melakukan transaksi pembelanjaan, hingga isi pulsa.

Ditambahkan Deputi Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Wilayah I Sulawesi, Maluku, Papua,  Harimurti Gunawan di Indonesia terdapat sekitar 40 juta penduduk yang belum bersentuhan dengan bank.

Menurutnya hal tersebut bukan berarti mereka tidak punya uang atau aset untuk transasksi atau mendapat pinjaman, namun karena masalah jaringan yang belum menjangkau hingga kepelosok.

Olehnya lewat layanan ini diharapkan masyarakat akan semakin terbantu dan membuat transaksi jauh

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved