Kamis, 9 April 2026

Nurhayati Kepala Sekolah Paling Berprestasi di Sulsel

Perempuan yang telah memimpin SD 24 Macanang Watampone selama 10 tahun ini menuturkan, berbagai macam

Editor: Dewi Agustina

Laporan Wartawan Tribun Timur, Mahyuddin

TRIBUNNEWS.COM, WATAMPONE - Setelah melalui berbagai seleksi, Kepala Sekolah SD 24 Macanang Watampone, Nurhayati Malik berhasil meraih gelar sebagai guru berprestasi di Sulawesi Selatan dan menjadi perwakilan kepala sekolah Sulsel untuk mengikuti lomba tingkat nasional. Guru yang telah mengabdikan diri kepada negara sejak tahun 1982 sebenarnya sudah dua kali memperoleh penghargaan kepala sekolah SD berprestasi, namun baru kali ini memperoleh juara pertama.

"Saya menjadi satu-satunya perempuan di atas panggung ketika itu. Karena juara II dan juara III diperoleh oleh kepala sekolah pria. Penuh kerja keras untuk memperoleh penghargaan ini namun semua kerja keras pasti ada hasilnya," ungkap Kepala Sekolah SD 24 Macanang, Nurhayati saat ditemui Tribun Timur (Tribunnews.com Network) di ruang kerjanya, Minggu (23/6/2013).

Perempuan yang telah memimpin SD 24 Macanang Watampone selama 10 tahun ini menuturkan, berbagai macam tes yang harus ditempuhnya untuk memperoleh juara pada lomba yang digelar setiap tahun tersebut. Salah satunya presentase karya ilmiah, hasil prestasi manajemen, sejak lima tahun lalu.

Nurhayati memaparkan, lomba yang melibatkan 23 kabupaten di Sulsel ini, diikuti oleh 19 kepala sekolah. Selama perlombaan, Nurhayati hanya bermodalkan keyakinan saja. Pasalnya, diantara para juara, hanya Nurhayati yang memiliki sekolah yang kecil dengan fasilitas belajar yang minim.

"Saingan berat saya adalah SD Balang Baru 1 Makassar. Sekolah itu bertingkat dan memiliki fasilitas lengkap.

Sayang penelitiannya kurang. Itupun kata penilai saya sangat agresif dalam memaparkan karya-karya saya," tutur Nurhayati.

Nurhayati merupakan Kepala di sebuah sekolah yang berada di Jl Ahmad Yani, Watampone, dengan hanya memiliki 12 ruang kelas dan jumlah murid keseluruhannya sebanyak 695. Untuk melengkapi kebutuhan sekolahnya, Nurhayati pun menjadikan perumahan sekolah sebagai kantor, ruang guru, perpustakaan dan kantin kejujuran. Ia berharap kepada pemerintah agar mau memperhatikan sekolahnya. Apalagi siswa sekolahnya telah beberapa kali menjadi perwakilan kabupaten maupun provinsi.

"Keberhasilan saya ini saya niatkan untuk mengangkat citra sekolah yang ada di Kabupaten Bone," ungkap Nurhayati.

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved