Jumat, 23 Januari 2026

Surabaya Tujuan Teroris, Polrestabes Sweeping Pengendara

Polrestabes Surabaya melakukan pencegahan dengan melakukan sweeping di jalur masuk Surabaya,

Editor: Budi Prasetyo

TRIBUNNEWS.COM , SURABAYA - Tertangkapnya empat  teroris yang ditangkap di Jl Pahlawan Tulungagung, membuat Polrestabes Surabaya melakukan pencegahan dengan melakukan sweeping di jalur masuk Surabaya, Senin (22/7/2013) malam.

Sebanyak 130 personel dari segala fungsi Satlantas, Reskrim, Intel, Sabhara, Reskoba, dikerahkan dalam sweeping terhadap pengendara di pos polisi bundaran Waru.

Bahkan anjing K9 juga dikerahkan untuk mengendus kemungkinan adanya bahan peledak.
Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Setija Junianta, yang memimpin langsung sweeping ini mengatakan, kegiatan ini karena Surabaya termasuk sasaran dari teroris yang ditangkap.

"Berdasarkan informasi, Surabaya merupakan sasaran dari aksi terorisme ini," kata Setija,
Sweeping ini dilakukan mulai pukul 22.00 hingga pukul 02.00, Selasa (23/7/2013).

Semua pengendara baik motor, mobil, truk tak luput dari sweeping ini. Selain memeriksa pengendara, kendaraan mereka juga diperiksa.

"Sweeping ini bukan memeriksa kelengkapan kendaraan, melainkan memeriksa kemungkinan adanya aktifitas teroris," kata Setija.

Mantan Wakapolwiltabes Surabaya itu mengatakan, selain teroris, sweeping tersebut juga menyasar kemungkinan adanya narkoba, senjata tajam, dan tindak kriminalitas lainnya.

Sebelumnya berdasarkan keterangan dari Polda Jatim, kawanan teroris ini sudah selama tiga bulan, mereka ini keliling di Jawa Timur.

Termasuk Surabaya, Lamongan, Magetan, dan Tulungagung. Saat disergap, komplotan ini juga sedang membawa sebuah tas ransel berisi bom. Artinya, dugaan semakin kuat bahwa sudah ada target terror dari komplotan ini.

Dalam razia ini, polisi sempat dikagetkan dengan ditemukannya dua mobil yang membawa senjata api.

Namun setelah dilihat, dua mobil tersebut membawa air shotgun jenis laras panjang dan pistol, yang masih berada di wadahnya.

Pemilik senjata tersebut sempat dilakukan pemeriksaan. Namun akhirnya mereka dilepas karena air shotgun itu terdapat surat-suratnya.

"Setelah kami periksa ternyata air shotgun, dan lengkap dengan surat-suratnya sehingga pemiliknya kami lepas," tambah Setija.

Sumber: Surya
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved