Tak Mampu Beli Solar, Kawasan Koba Tin Gelap Gulita
Pasokan air dan listrik ke perumahan komplek PT Koba Tin di Koba Kabupaten Bangka Tengah beberapa hari ini terganggu
Laporan Wartawan Bangka Pos, Zulkodri
TRIBUNNEWS.COM, BANGKA - Pasokan air dan listrik ke perumahan komplek PT Koba Tin di Koba Kabupaten Bangka Tengah beberapa hari ini terganggu karena perusahaan tersebut dikabarkan tak mampu lagi membeli solar untuk bahan bakar.
Kondisi perumahan dan perkantoran di komplek Koba Tin gelap gulita sejak Jumat (9/8/2013) pekan lalu.
Direktur Corporate Affair PT Koba Tin, Joni AR saat dikonfirmasi Bangkapos.com membenarkan pasokan listrik dan air ke kompleks PT Koba Tin terhenti.
"Pasokan listrik untuk kantor dan perumahan terpaksa kita stop karena kita tidak ada biaya lagi, sebab operasional kan stop semua," ujar Joni, Minggu ( 11/8/2013).
Joni sendiri mengaku tidak tahu sampai kapan listrik di komplek tersebut akan menyala. Bisa saja sampai menunggu keputusan dari pemerintah hingga ada kejelasan perpanjangan izin operasional PT Koba Tin.
Joni tak menampik saat disinggung apakah benar selama beberapa bulan terakhir ini, solar untuk PT Koba Tin disuplai oleh pengusaha bernama Thamron alias Aon selaku mitra perusahaan tersebut.
"Memang benar sebelumnya Aon yang memasok solar (ke Koba Tin). Kalau sekarang (Koba Tin, red) sudah tidak sanggup lagi karena seluruh operasi sudah stop. Saya nggak tahu mengapa demikian. Karena itu ada pembicaraan khusus antara Presdir dengan Bapak Aon, sedangkan kita jajaran direksi tidak dilibatkan," kata Joni.