Breaking News:

Ekosistem Sekitar Danau Toba Rusak Sejak PT Toba Pulp Lestari Beroperasi

Empat aktivis lingkungan hidup asal Sumatera Utara menyampaikan keprihatinan mereka atas kerusakan ekosistem

zoom-inlihat foto Ekosistem Sekitar Danau Toba Rusak Sejak PT Toba Pulp Lestari Beroperasi
TRIBUNNEWS.COM/BAHRI KURNIAWAN
Aktivis lingkungan Wilmar Simanjorang di Kantor Walhi, Jakarta, Minggu (1/9/2013).

TRIBUNNEWS.COM - Empat aktivis lingkungan hidup asal Sumatera Utara menyampaikan keprihatinan mereka atas kerusakan ekosistem yang terjadi di Danau Toba, Sumatera Utara.

Menurut salah seorang aktivis lingkungan Wilmar Simanjorang, hutan di wilayah Samosir dan Toba Samosir telah berkurang luasnya sejak beroperasinya PT Indo Rayon (sekarang PT Toba Pulp Lestari) yang membutuhkan kayu untuk bubur kertas.

Kondisi ekosistem Danau Toba telah mengalami kerusakan dalam taraf yang cukup serius, hal tersebut nampak dari luas tutupan hutan yang terus berkurang dan kualitas air danau yang telah tercemar.

"Kami sudah adukan ke bupati, ke presiden SBY, kementerian LH, kemenhut, gubernur Sumut, Kejakgung, Mabes Polri, Kapolres Samosir. Menteri LH bilang hentikan itu (penebangan hutan) tapi cuma omong doang," ujar Wilmar di Kantor Walhi, Jakarta, Minggu (1/9/2013).

Danau Toba yang telah ditetapkan sebagai kawasan tujuan wisata dan kawasan strategi nasional harus dijaga kelestariannya, sehingga kegiatan yang bersifat merusak seperti penebangan hutan harus dihentikan, termasuk pemberian izin kepada perusahaan-perusahaan yang melakukan pengerusakan lingkungan.

"Dengan adanya toba pulp lestari dan penebangan pohon oleh perusahaan lainnya, kami terancam kelaparan, karena dulu setelah panen beras bisa cukup sampai 4 bulan, tapi sekarang hanya cuma 2 bulan karena sawah kering dan sulit air," tuturnya.

Sementara itu, Walhi memastikan akan mendukung upaya masyarakat dalam menyelamatkan ekosistem Danau Toba dan penyelamatan lingkungan lainnya diberbagai tempat di Indonesia.

"Segala bentuk kegiatan yang bersifat merusak harus dihentikan," tandas perwakilan dari Walhi, Mukri menegaskan.

Tags
Danau Toba
Penulis: Bahri Kurniawan
Editor: Widiyabuana Slay
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved