Breaking News:

Sebelum Wafat Mantan Ketua DPRD Sulsel Minta Diantar Keliling Makassar

Seminggu sebelum berpulang, Andi Potji berkunjung ke kediaman RPG

Fajar.co.id
Mantan Wakil Ketua DPRD Sulsel Andi Potji 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Mansur AM

TRIBUNNEWS.COM, MAKASSAR - Wafatnya politisi senior PDIP Sulsel, Andi Potji, Senin (2/9/2013), meninggalkan duka bagi kader partai berlambang Banteng moncong putih itu.

Sekretaris DPD PDIP Sulsel, Rudi Peter Goni menyatakan jenazah almarhum rencananya dimakamkan di Panaikang, selepas salat Ashar.

RPG punya pengalaman terakhir bersama almarhum. Seminggu sebelum berpulang, Andi Potji berkunjung ke kediaman RPG. Almarhum berniat bertemu Rudi. Namun Rudi tak berada di lokasi karena berada di Jakarta.

"Beliau juga meminta diantar ke tempat-tempat yang berkesan di hidup beliau di Makassar. Ternyata ini tanda-tanda sebelum beliau menghadap-Nya," kata RPG.

Jenazah almarhum disemayamkan di rumah duka Perumahan Lili Blok P No 1 Panakkukang Mas, Jl Boulevard, Makassar.

Di Sulsel, Andi Potji, dikenal sebagai politisi senior sekaligus pejuang PDI Perjuangan. Beliau menjabat Ketua PDI PRO Mega 1995-1998, Ketua DPD PDI Perjuangan Sulsel yang pertama 1998-2000 dan 2000-2005.

Karier politiknya dimulai dari anggota DPRD Kota Parepare. Di level Sulsel, pasca Era Reformasi, Andi Potji dua kali melenggang ke parlemen Sulsel, 1999-2004 dan 2004-2009. Karena faktor usia, almarhum tak mencalonkan diri periode 2009-2014. Potji dikenal sebagai pemegang rincik PDIP di Sulsel.

Konsistensi sebagai Marhaenis dipegang teguh hingga akhir hayat.

"Almarhum kader panutan kami. Anak muda belajar konsistensi kepada beliau," kata elite DPD PDIP Sulsel, Husain Djunaid.

Editor: Dewi Agustina
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved