Kadis Koperasi dan UMKM Jateng: Tadi Pagi Saya Makan Tempe
Masa langka dipasar tradisional? Tadi pagi saya makan tempe,
.
Laporan wartawan Tribun Jateng, Raka F Pujangga
TRIBUNNEWS.COM, SEMARANG - Sejumlah pasar tradisional mengalami kelangkaan pasokan tempe. Namun, tidak demikian bagi yang dirasakan Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Jateng, Sujarwanto.
"Masa langka dipasar tradisional? Tadi pagi saya makan tempe," kata Sujarwanto kepada Tribun Jateng, di sela-sela sidang paripurna, Senin (9/9/2013).
Kendati demikian, dia mengakui, terjadinya kenaikan harga tempe karena tingginya harga kedelai seiring meningkatnya nilai tukar dolar Amerika.
"Apalagi beberapa pengusaha tempe dari Puskopti, Primkopti, yang melakukan aksi tidak membuat tempe karena mahalnya bahan baku," jelas dia.
Dia mengatakan, pihaknya sudah menekankan kepada pengusaha tempe itu untuk menstabilkan kondisi produksi tempe agar persoalan tidak berlarut-larut.
"Yang jelas menurut informasi stok kedelai di Jawa Tengah ini cukup. Tapi jumlah stok sekarang berapa, saya belum tahu," kata dia.