Selasa, 7 April 2026

PDAM Kota Bogor Berencana Stop Aliran Air Pas Hari H Coblosan

PDAM Kota Bogor berencana menghentikan aliran air di sejumlah kawasan pada Sabtu (14/9) hingga Minggu (15/9/2013)

TRIBUNEWS.COM, BOGOR  - Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Bogor berencana menghentikan aliran air di sejumlah kawasan pada Sabtu (14/9) hingga Minggu (15/9/2013). Alasannya, ada penyambungan pipa distribusi.Penghentian air pam tersebut tepat dengan hari pencoblosan Pemilihan Wali Kota Bogor yang akan berlangsung Sabtu (14/9/2013).

Penghentian aliran air PDAM tersebut dikhawatirkan menurunkan minat warga untuk datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Calon Wali Kota Bogor nomor urut 2 Bima Arya Sugiarto mengeluh, penghentian air PDAM ini dapat membuat konsentrasi warga yang besok berencana pergi ke TPS bisa berkurang lantaran aliran air di rumah warga terganggu.

"Akan banyak warga Kota Bogor yang direpotkan. Bisa-bisa partisipasi politik kita terpaksa ditinggalkan karena pagi-pagi belum bisa mandi atau cuci. Padahal satu suara kita sangat berarti," kata Bima Arya Sugiarto dalam rilis yang diterima Tribunnews.com.

PDAM Kota Bogor kemarin mengumumkan rencana penghentian aliran air pada Sabtu-Minggu (14-15/9)dengan alasan penyambungan pipa distribusi pada hari ini. Penghentian penyaluran air terjadi di perumahan kelas menengah.

Bima mengklaim, perumahan kelas menengah ini basis kantung suaranya. Oleh karena itu, Bima telah berkomunikasi dengan Ketua KPU Kota Bogor Agus Teguh Suryaman. Menurutnya, KPU sangat berkepentingan dengan tingkat partisipasi pemilih telah berkomunikasi dengan pimpinan PDAM agar menunda rencana penghentian penyaluran air. Terlebih, pekerjaan ini dilakukan pada hari pencoblosan yang sudah dinyatakan hari libur untuk Kota Bogor.

"Kalaupun harus dilanjutkan, perlu ada solusi seperti pengerahan tangki air bersih ke titik-titik yang penyaluran airnya dihentikan," tegas Bima.

Sementara itu, Kasubag Humas PDAM Kota Bogor Nerry Agustina mengaku penghentian aliran air ini sudah sesuai jadwal. "Jadi tidak ada kaitan dengan pilkada atau agenda apa pun. Kami tidak bisa menundanya. Warga Bogor harap memaklumi," tegasnya.

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved