Jumat, 5 Juni 2026

Kisah Kapur Tulis yang Bikin Ketua KPK Dimarahi Ibu

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI Abraham Samad bercerita tentang masa kecilnya

Tayang:
Editor: Budi Prasetyo

Laporan wartawan Tribun Manado Yudith Rondonuwu

TRIBUNNEWS.COM , MANADO - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI Abraham Samad bercerita tentang masa kecilnya saat menghadiri temu relawan LSM Pegiat Anti Korupsi (PAK) di Wisma Montini, Kota Manado, Senin (16/9/2013). Samad bercerita tentang masa kecilnya di Makassar.

Dikatakan Samad sewaktu sekolah dasar (SD) sekolahnya masih menggunakan kapur tulis bukan spidol atau LCD seperti saat ini. "Waktu saya SD dulu di sekolah saya menggunakan kapur tulis. Setiap pulang sekolah ada kebiasaan siswa mengambil kapur tulis yang memang dibiarkan begitu saja oleh guru-guru," katanya.

Samad bercerita tentang kapur tulis yang selalu diambil siswa tanpa dimarahi gurunya. Namun suatu waktu, Samad pernah ikut-ikutan ambil 5 batang kapur tulis yang utuh dan 'dimarahi' ibunya. Mengapa? Ibunya tidak mau Samad mengambil barang apapun yang bukan miliknya pribadi.

Singkat cerita besoknya Samad harus mengembalikan 5 kapur tulis itu utuh kepada guru disekolahnya. "Itulah nilai-nilai anti korupsi yang diajarkan ibu saya. Mungkin kapur tulis itu tidak bernilai tapi dari hal-hal kecil seperti itulah pendidikan anti korupsi harus ditanamkan," ungkap Samad.

Samad juga menuturkan jika pada usi 8 atau 9 tahun Ia sudah ditinggalkan ayahnya. Namun dalam gaya ceritanya, pantauan Tribun Manado, anak-anak PAUD dan SD yang hadir pun menyimak dengan saksama.

Ketua KPK Abraham Samad tiba di Wisma Montini Kota Manado, Samad turun dari kendaraan Kijang Innova nopol DB 2801 AP untuk menghadiri kegiatan yang dilaksanakan oleh LSM PAK.

Kegiatan tersebut diselenggaraakan oleh LSM PAK yang dipimpin oleh JWT Lengky. Dengan mengenakan kemeja lengan panjang pria berjanggut ini langsung menyapa para panitia penyelenggara yang menyambutnya di depan pintu masuk Wisma Montini. Di dalam ruangan Samad disambut oleh puluhan anak kecil dengan yel-yel antikorupsi.

Sumber: Tribun Manado
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved