Jusuf Kalla Terpesona Batik Asli Kabupaten Batang

Mantan Wakil Presiden RI (2004-2009), Muhammad Jusuf Kalla, memuji batik khas Kabupaten Batang ketika mengisi

Jusuf Kalla Terpesona Batik Asli Kabupaten Batang
http://jusufkalla.info/
Mantan Wakil Presiden RI (2004-2009), Muhammad Jusuf Kalla, memuji batik khas Kabupaten Batang ketika mengisi Saresehan bertajuk “Batang Bangkit” di Rumah Sakit QIM Batang, Jawa Tengah, Minggu (22/9/2013) sore. 

TRIBUNNEWS.COM - Mantan Wakil Presiden RI (2004-2009), Muhammad Jusuf Kalla, memuji batik khas Kabupaten Batang ketika mengisi Saresehan bertajuk “Batang Bangkit” di Rumah Sakit QIM Batang, Jawa Tengah, Minggu (22/9/2013) sore.

Saat melangkah melalui lobi rumah sakit, pandangan JK tertuju dengan kain batik yang dipajang petugas. JK menghampiri batik tersebut karena merasa tertarik dengan warisan budaya Indonesia itu.

JK kemudian bertanya kepada petugas rumah sakit, “Ini batik sangat bagus, apa namanya ?” Petugas pun menjawab, “Ini batik Syar’i Rifaiyah Pak,” ujarnya. Batik tersebut memang terlihat indah dengan motif bunga-bunga dan tumbuhan.

Batik asli Kabupaten Batang ini tidak kalah kualitasnya dengan batik Pekalongan yang sudah mendunia. Batik Rifaiyah memang memegang syariat Islam, motif yang digambar pada kain tidak melanggar syariat. Oleh karena itu motifnya berupa tumbuhan dan bunga-bunga. Konon batik ini dikembangkan oleh Syekh Rifa’i yang menyebarkan syiar Islam di Batang pada zaman dulu.

Kekayaan dan ragam budaya Indonesia memang tidak diragukan lagi. Sudah terkenal di mata dunia bahwa negeri ini adalah surga budaya. Tidak sedikit yang berusaha mengklaim budaya Indonesia untuk identitas dan promosi pariwisata negara tertentu. JK mengajak semua lapisan masyarakat untuk terus melestarikan warisan budaya yang kaya akan kearifan lokal.

Hal yang tidak lupa ditekankan oleh JK mengenai Batik Rifaiyah adalah bagaimana masyarakat Batang dapat menjualnya sebagai usaha meningkatkan taraf hidup. “Bagus kalau Batang bisa bersaing dengan Pekalongan, apalagi ini Batik bagus,” ujarnya menambahkan. Masyarakat Batang patut berbangga dengan Batik asli milik daerah mereka dan melestarikannya untuk hajat hidup orang banyak.

Editor: Widiyabuana Slay
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved