Wali Kota Makassar Ajak Pemda Tetangga Bahas Penertiban Truk
Wali Kota Makassar Ilham Arief Sirajuddin mengaku prihatin "buasnya" truk yang semakin leluasa melenggang
Laporan Wartawan Tribun Timur / O;ham
TRIBUNNEWS.COM MAKASSAR,-Wali Kota Makassar Ilham Arief Sirajuddin mengaku prihatin "buasnya" truk yang semakin leluasa melenggang di kota Makassar. Ilham menyusul jatuh korban jiwa yang kesekian, kali ini di Jl Dg Tata, Makassar, kemarin.
Gadis bernama Nurhidayah tewas dilahap truk pengangkut bahan bangunan di jalan tersebut pagi kemarin. Mahasiswi Universitas Negeri Makassar (UNM) ini meninggal di tempat, menggenaskan.
"Saya merasa prihatin atas serangkaian kecelakaan yang menimbulkan korban jiwa akibat perilaku pengguna moda transportasi. Seperti kemarin truk di Jl Dg Tata, menyebabkan mahasiswa UNM tewas, kami turut berduka," kata Ilham di kantor Balaikota, Makassar, Selasa (24/9/2013).
Menurut wali kota Makassar dua periode ini, kecelakaan terjadi tidaklah berdiri sendiri tanpa ada penyebab. Tetapi paling tidak, lanjutnya, perilaku pengguna kendaraan merupakan pemicu terjadinya insiden di jalan.
Aco sapaan Ilham berharap adanya perubahan sikap berkendara terlebih di tengah tengah tingkat pertumbuhan kendaraan yang tinggi yang tidak dibarengi peningkatan infrastruktur jalan.
"Khusus menyangkut truk pengangkut material bangunan, ini diperlukan koordinasi dengan pemda tetangga (Gowa) yang dimediasi Pemprov sulsel dengan sejumlah stakeholder lainnya, mengingat kewenangan pemkot Makassar dalam hal ini bukanlah pihak satu-satunya yang dapat mengaturnya," tambahnya.
Lebih lanjut menurut Ilham, kesan selama ini seolah-olah Pemerintah kota (Pemkot) Makassar tidak serius menangani hal ini, "padahal itu juga menjadi bagian dari pihak lainnya untuk bersama-sama, apalagi warga di Makassar kerapkali jadi korbannya,
jadi, saya kira, kita semua ingin masalah ini segera diselesaikan. Namun, formulasinya itu, pemda, pemkot dan Pemprov serta pihak lainnya harus duduk bersama. Kita bahas bersama, jam operasi bagaimana dan jalurnya, tidak cukup hanya pemkot, selama ini kita siap untuk itu," jelas Ilham.
Powered by Telkomsel BlackBerry®