Minggu, 12 April 2026

Alung Diteriaki 'Jambret' karena Tidak Mau Beli Sabu

Alung (32), warga Binjai Sumatera Utara, harus membayar mahal untuk keteguhan sikapnya.

Laporan Wartawan Tribun Medan M Azhari Tanjung

TRIBUNNEWS.COM, BINJAI - Alung (32), warga Binjai Sumatera Utara, harus membayar mahal untuk keteguhan sikapnya menolak membelikan sabu-sabu untuk seseorang tak dikenal.

Warga Jl Gatot Subroto, Kelurahan Padang Brahrang, Kecamatan Binjai Barat, itu dituduh menjambret dan menjadi bulan-bulanan warga lantaran tak mau membelikan sabu, Minggu (13/10/2013).

Beruntung saat kejadian, pria yang  memiliki banyak tato di tangan ini berhasil diselamatkan petugas. Dengan wajah babak belur, langsung dibawa ke Polres  Binjai guna menjalani pemeriksaan.

Di hadapan petugas, Alung menuturkan saat itu dia dan keponakannya sedang makan di Jl Imam Bonjol, Binjai kota. Saat asyik makan, datang seorang pria menghampiri dan langsung memintanya membelikan sabu-sabu.

"Aku bilang sama orang itu kalau aku tidak pernah jualan sabu dan tidak tahu di mana membeli sabu-sabu," terang Alung, sembari menangis.

Namun, pria itu tetap memaksa dan sempat menyerahkan uangnya ke hadapan Alung. Tapi,  dirinya kembali mencampakkan uang kepada pria yang baru dikenalnya tersebut. "Tidak tahu aku namanya. Tapi, kalau dihadapkan kepadanya aku ingat wajahnya," terang dia.

Lantaran tidak mau, pria yang dimaksud berteriak bahwa Alung adalah penjambret, sehingga  mengundang perhatian warga sekitar. Warga berhamburan keluar dan langsung main hakim sendiri karena merasa sangat resah dengan maraknya aksi jambret.

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved