Breaking News:

Empat Gadis Belia Terkunci di Kamar Wisma Lokalisasi Dolly

"Razia ini kita lakukan setelah ada infiormasi adanya praktik trafficking di kawasan tersebut," kata Kapolsek Sawahan Kompol Manang

zoom-inlihat foto Empat Gadis Belia Terkunci di Kamar Wisma Lokalisasi Dolly
Surya/M Taufik
Razia yang digelar petugas gabungan menemukan empat gadis terkunci dari luar

Laporan Wartawan Surya,M Taufik

TRIBUNNEWS.COM,SURABAYA - Empat orang wanita belia asal Jawa Tengah diduga menjadi korban trafficking.

Mereka ditemukan dalam keadaan terkunci di dalam sebuah kamar di salah satu wisma di lokalisasi Dolly.

Mereka adalah Siti Nur Aini asal Pati Jawa Tengah, dan Ita, Nurul, dan Tari, yang ketiganya berasal dari Pekalongan Jawa Tengah.

Empat gadis yang rata-rata baru berusia 19 tahun ini diduga sengaja disekap untuk selanjut dijadikan pelacur di lokalisasi Dolly.

Para wanita itu diamankan petugas dalam operasi gabungan anggota Garnisun Tetap (Gartap), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), dan Polsek Sawahan di lokalisasi Dolly dan Jarak, Selasa (22/10/2013) tengah malam.

"Razia ini kita lakukan setelah ada infiormasi adanya praktik trafficking di kawasan tersebut," kata Kapolsek Sawahan Kompol Manang Soebekti usai razia.

Dan terbukti, dalam operasi gabungan ini berhasil diungkap kasus dugaan trafficking di Wisma Permata Biru. Di sana, ditemukan empat wanita yang berada di ruangan lantai dua dalam keadaan terkunci dari luar dan lampu ruangan mati.

"Awalnya memang ada informasi bahwa terjadi penyekapan wanita yang dipekerjakan sebagai PSK (Pekerja Seks Komersil). Dan ternyata benar, ada empat wanita yang usianya rata-rata 19 tahun ditemukan berada di ruangan dalam keadaan terkunci dari luar di wisma itu," sambung Manang.

Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved