Bentrok Aparat di Batam
Diduga Karena Tersinggung, Anggota TNI Diserang Orang Bersenjata
Kawasan Jodoh Squer RT01/RW06, Kelurahan Seijodoh, Batu Ampar Batam mendadak ramai, Kamis (24/10/2013) malam sekitar pukul 22.40 WIB.
Laporan Tribunnews Batam, Hadi Maulana
TRIBUNNEWS. COM, BATAM - Kawasan Jodoh Squer RT01/RW06, Kelurahan Seijodoh, Batu Ampar Batam mendadak ramai, Kamis (24/10/2013) malam sekitar pukul 22.40 WIB.
Di lokasi ini telah terjadi baku hantam yang melibatkan 1 anggota Kodim 0316 Batam, 2 orang warga sipil dan 6 orang tak dikenal bersenjata. Bahkan dari insiden ini 1 anggota Kodim 0316 Batam yang diketahui masih aktif dengan inisial RH dan 2 warga sipil lainnya satu berinisial MK dan satunya belum diketahui identitasnya mengalami luka serius dan langsung dilarikan ke RS Elisabeth.
Informasi yang berhasil dihimpun Tribun dilapangan, ketiga korban mengalami luka serius dibagian kepala dan leher, diduga akibat hantaman benda tumpul.
Belum diketahui 6 orang yang melakukan pemukulan tersebut. Dari keterangan warga yang melihat kejadian itu, 6 orang tersebut juga membawa sejata lengkap, yakni 1 orang membawa laras panjang dan 5 orang lagi membawa pistol.
Bahkan hasil olah TKP yang dilakukan unit identifikasi Polresta Barelang, Jumat (25/10/2013) sekitar pukul 08.15 WIB sedikitnya ditemukan tujuh selongsong peluru diduga jenis kaliber 9 mm.
Salah seorang warga yang minta identitasnya dirahasiakan mengaku belum tahu apa penyebab dari keributan ini, namun warga menduga hal ini buntut dari kejadian Sabtu (19/10/2013) malam lalu. Mengingat juga sempat terjadi keributan, bahkan sampai mengeluarkan tembakan.
"Kuat dugaan kami hal ini akibat buntut Sabtu malam kemarin, karena juga sempat terdengar tembakan," kata sumber Tribun.
Untuk kejadian Kamis malam itu, Warga tersebut mengaku juga terdengar tembakan diatas tujuh kali, namun belum diketahui tembakan tersebut diarahkan kemana saja.
Disinggung apakah sempat cekcok mulut, Warga tadi mengaku sama sekali tidak ada. Dan 6 pelaku langsung menculik anggota Kodim tersebut, dan menganiaya anggkota Kodim tersebut.
Pantauan Tribun dilapangan, terlihat ada beberapa dugaan bekas tembakan, seperti didinding warung dan tanah yang terlihat berlubang diduga bekas tembakan.
Sebelumnya, Dandim 0316 Batam, Letkol Arh Harvin Kidingallo yang langsung terjun ke TKP membenarkan salah seorang dari anak buahnya terluka dan terpaksa menjalani perawatan di rumah sakit. Namun Harvin menegaskan luka yang dialami RH bukanlah karena luka tembak, melainkan luka akibat penganiyaan.
Sampai pukul 10.48 WIB tim identifikasi Polresta Barelang masih melakukan olah TKP. Bahkan di TKP juga terlihat Kasat Reskrim Polresta Barelang Kompol Ponco Indrio dan sejumlah anggota Polsek Batu Ampar serta intel Polda Kepri. (mau)