Antisipasi Banjir Depok Tanam Pohon dan Bikin Sumur Resapan
Kota Depok sejauh ini sangat mendukung upaya penanggulangan banjir baik dilakukan oleh pemerintah daerah atau kota masing-masing
TRIBUNEWS.COM JAKARTA - Walikota Depok Nurmahmudi Ismail yang turut hadir dalam acara Pertemuan untuk mengatasi banjir di gedung Ditjen Sumber Daya Air kementerian Pekerjaan Umum mengatakan kota Depok sejauh ini sangat mendukung upaya penanggulangan banjir baik dilakukan oleh pemerintah daerah atau kota masing-masing, maupun dilakukan secara bersama-bersama untuk mendapatkan hasil yang maksimal.
Menurut mantan presiden partai keadilan ,semua pihak akan sangat diuntungkan dengan adanya kebersamaan semua pemangku kepentingan dalam mengangani banjir.di depok sendiri ada sekotar 26 situ yang luasnya mencapai 150 hektar.ke semua"penanggulangan banjir,kami sudah kami ajukan ke menteri PU,peningkatan kapasitas penampungan air situ2 yg ada 26 tersebut, kami punya 26 situ yg luasnya 150 hektar" tegas Nurmahmudi.
Lebih lanjut Nurmahmudi menjelaskan bahwa selama ini depok juga getol menanam pohon.hasilnya telah tertanam sekitar 58.000 pohon.pada tahun 2013 lalu,depok Kota Depok mengukir prestasi dengan meraih penghargaan sebagai peringkat 1 Lomba Penanaman Satu Milyar Pohon Tahun 2013 di Pangalengan, Kabupaten Bandung. Selain itu, pembuatan sumur resapan pun sudah sejak lama digalakkan.nur mahmudi kembali meminta agar tidak saling menyalahkan antar kepala daerah.yang terpenting adalah bersatu menghadang banjir. "Terus menerus mlakukan penanaman,membuat sumur2 resapan,rncana aksi dr katulampa,pak jokowi untuk melakukan bersama,yuk kita bersatu"
Pertemuan untuk mengatasi banjir kembali dilakukan senin siang (27/1/2014). bertempat di gedung ditjen sumber daya air kementerian pekerjaan umum, menteri PU joko kirmanto didampingi dirjen sda kementerian pu muhammad hasan mengajak sejumlah bupati dan walikota duduk bersama.hadir sejumlah bupati dan walikota dari Kota Depok, Kota Bogor, Kabupaten Bogor, Kota Tangerang, Kotamadya Tangerang dan Kota Bekasi serta Bappeda Provinsi Jawa Barat, Banten dan DKI Jakarta di Jakarta.
Dalam pertemuan ini diputuskan rencana penyerahan pengelolaan sistu-situ kepada pemerintah daerah setempat mulai februari mendatang. Menteri PU Djoko Kirmanto mengungkapkan, penyerahan pengelolaan tersebut diamaksudkan agar situ dapat tetap berfungsi sebagai situ, yaitu sebagai tandon air, yang akan boleh dimanfaatkan untuk hal lain sepanjang fungsi sebagai konservasi air tetap terjaga.
“Fungsi situ sebagai konservasi air tidak bisa berkurang, MoU itu nanti kita pelajari dengan baik dan yang penting apapun yang kita sepakati harus dalam rangka mempertahankan situ sebagai alat untuk konservasi air. Jangan sampai menjadi sempit dan sempadan situnya dengan bangunan ,” kata Djoko Kirmanto.