Rabu, 22 April 2026

Pedagang Dianiaya Preman karena Bayar Keamanan Pakai Buah Sukun

Pedagang buah sukun di Pasar Sentral Lama Watampone, Kabupaten Bone, babak belur dihajar preman setempat.

TRIBUNNEWS.COM, BONE - Asnawi (28), seorang pedagang buah sukun di Pasar Sentral Lama Watampone, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan babak belur setelah dihajar preman setempat.

Peristiwa ini terjadi lantaran Asnawi, memberi buah sukun kepada pelaku yang meminta uang untuk keamanan. Peristiwa itu terjadi pada Minggu (9/2/2014) sekitar pukul 06.00 Wita.

Kala itu, Asnawi (28), warga Desa Ulo, Kecamatan Tellusiattingnge, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan tengah membuka lapaknya dan menyiapkan buah sukun untuk dijajakan.

Pelaku yang berjumlah dua orang datang dan meminta uang keamanan.

Namun, lantaran lapak korban yang baru saja dibuka dan belum ada pembeli, korban kemudian memberi pelaku tiga buah sukun.

Tak terima diberi buah sukun, pelaku kemudian pulang dan kembali sekitar 30 menit dengan membawa pisau.

"Belum ada pembeli, jadi saya cuma kasih dia sukun. Seandainya sudah ada pembeli, saya pasti kasih uang keamanan," kata Asnawi.

Di bawah ancaman pisau, pelaku secara bebas menganiaya korban hingga babak belur. Namun, Asnwai berhasil kabur dan langsung melaporkan peristiwa tersebut ke Markas Kepolisian Resor (Mapolres) Bone.

Pihak kepolisian yang dikonfirmasi mengaku masih melakukan penyelidikan.

"Iya, laporannya sudah kami terima, dan sementara dalam penyelidikan," singkat AKP Ali Tahir, Kepala Satuan Reserse dan Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Bone.

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved