Warga Pulau Terluar Mengharpkan Kehadiran Kedai Bank
Sejak setahun lalu masyarakat di pulau-pulau terluar seperti Subi, Midai dan Serasan mengharapkan kehadiran bank di daerah mereka.
Laporan Thomm Limahekin, Wartawan Bintannews.com
TRIBUNNEWS.COM TANJUNGPINANG,-Sejak setahun lalu masyarakat di pulau-pulau terluar seperti Subi, Midai dan Serasan mengharapkan kehadiran bank di daerah mereka. Mereka sudah meminta Gubernur Kepri HM Sani untuk mendatangkan semacam kedai bank. Namun, hingga kini Sani sendiri belum mengabulkan permintaan tersebut.
Permintaan warga pulau-pulau terluar ini menjadi salah satu topik yang diangkat Sani saat berpidato dalam pembukaan Rapat Kerja Tahunan PT Bank Riau Kepri Tahun 2014 di Aston Hotel, Senin (10/2). Kepada para pimpinan Bank Riau Kepri mulai dari kepala cabang sampai kepala kedai, Sani menyampaikan betapa dirinya masih berhutang janji kepada masyarakat tersebut.
"Saya minta agar kedai bank dibangun di pulau-pulau terluar. Saya minta tolong betul soal ini. Karena sejak 1 tahun lalu saya sendiri sudah luncurkan kedai bank di Midai. Tetapi hingga saat ini, kedai bank belum ada. Masyarakat di sana tentu bilang saya berbohong. Yah, kalau saya berbohong maka Bank Riau Kepri juga," ungkap Sani dalam pidato pembukaan rapat kerja.
Gubernur Kepri ini menimpali keberadaan kedai-kedai bank begitu diharapkan oleh masyarakat di pulau terluar. Melalui kedai-kedai bank, masyarakat tersebut akan sangat terbantu dalam transaksi uang. Mereka tidak perlu membuang banyak waktu dan tenaga untuk melakukan transaksi uang di Ranai, ibu kota Kabupaten Natuna yang berjarak agak jauh dari tempat tinggal.
"Selain soal kedai bank, saya juga meminta supaya Bank Riau Kepri memperhatikan koperasi dan usaha kecil menengah (UKM) masyarakat. Hal ini perlu diperhatikan secara sungguh-sungguh. Tentunya Bank Riau Kepri juga harus memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat. Saat ini, masyarakat sudah sangat kritis untuk menilai pelayanan yang diberikan kepada mereka," tegas Gubernur Kepri itu lagi.
Segala permintaan Sani tersebut akhirnya dijawab oleh Rivaie Rachman, Komisi Bank Riau Kepri. Dalam sebuah konferensi pers, Rivaie mengatakan, pihaknya sudah mempersiapkan segala sesuatu yang berkaitan dengan pembangunan kedai bank di Midai, Subi dan Pulau Lupan. Namun, hingga saat ini kedai-kedai bank itu belum bisa dioperasikan karena masih terkendala oleh izin operasional.
"Bank Riau Kepri sudah siapkan bangunan kedai-kedai bank itu. Pimpinannya pun sudah kita siapkana pada awal Februari 2014 lalu. Kita juga sudah ajukan izinnya kepada Bank Indonesia (BI) di Batam. Sekarang masih ada proses dari BI ke OJK. Kita telah mengirim surat ke OJK Batam. Namun, OJK harus meminta pendapat OJK Pekanbaru. Saat ini OJK Pekanbaru baru akan membuat penelitian terkait kedai bank itu. Kita memang mendesak akan kedai-kedai bak ini segera dioperasikan. Tetapi kita masih mengalami kendala dalam hal izin operasional," jelas Rivaie seraya menyapaikan bahwa dalam rapat kerja itu, segala kesuksesan dan kendala-kendala, mulai dari cabang hingga kedai, akan dibahas dan dicari jalan keluar.
Komisari Bank Riau Kepri itu pun menanggapi soal perhatian yang seharusnya diberikan kepada koperasi dan UKM masyarakat. Menurutnya, Bank Riau Kepri berbeda dengan bank umum lainnya. Bank Riau Kepri selalu mengutamakan kesejahteraan masyarakat. Sementara bank umum lainnya lebih mementingkan keuntungan.
"Fokus bank daerah adalah mengembangkan daerah, bukan semata-mata mencari keuntungan seperti bank umum. Jadi, kendatipun merugi, kita berusaha untuk tetap bertahan. UKM kini menjadi fokus BPD. Kami memang sudah fokus pada UKM. Sejak dahulu kita bergerak pada bidang perkreditan. Namun, saat ini banyak bank umum juga sudah melirik usaha perkreditan. Makanya kami harus saling kejar dengan mereka. Kini kami mulai bergerak lagi pada perumahan rakyat. Insyaallah, kami akan kita perhatikan soal ini," papar Rivaie di hadapan Sani dan para pemegang saham Bank Riau Kepri. (tom)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/20140210_181457_kedai-bank-riau-kepri.jpg)