Ditemukan di Hotel Vini Vidi Vici, Dewi Fajiriah Tewas Dibunuh
ni setelah ditemukan banyak luka memar di tubuh warga Pamekasan tersebut
TRIBUNNEWS.COM, SURABAYA - Tamu hotel Vini Vidi Vici (V3), Dewi Fajiriah (22), ditemukan tewas dalam kamar no 215, Jumat (18/4/2014) lalu, dipastikan karena dibunuh. Ini setelah ditemukan banyak luka memar di tubuh warga Pamekasan tersebut.
Padahal saat ditemukan tewas di kamar hotel, Kapolsek Bubutan Kompol Suryo Hapsoro mengatakan tidak menemukan tanda-tanda kekerasan.
Namun, setelah dilakukan otopsi, ternyata ditemukan banyak luka memar di tubuh Dewi. Meski demikian, Suryo tetap bersikukuh jika tidak ada tanda-tanda kekerasan di tubuh korban.
"Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban, kami masih menunggu hasil otopsi dari rumah sakit," kata Suryo, Minggu (20/4/2014).
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari hasil otoposi korban, ditemukan banyak luka memar. Di antaranya luka memar di lengan tangan kiri dan kanan, lutut sebelah kiri, dan dada sebelah kiri. Selain itu juga ditemukan pendarahan selaput omentum pada bagian samping kiri yang di temukan resapan darah.
Juga ditemukan banyak pelebaran pembuluh darah pada usus halus serta pendarahan pada otak. Diduga sebelum meninggal dunia, korban sempat dianiaya.
Dugaan korban dibunuh juga makin kuat. Ini dikarenakan, saat check ini di kamar hotel tersebut, menurut keterangan petugas hotel, korban tidak tidak sendiri, karena sebelumnya ada seorang laki-laki berinisial Y bersama korban.
Pemesanan kamar juga atas nama laki-laki tersebut. Selain itu di antara barang bukti yang diamankan, terdapat botol minuman suplemen, serta ditemukannya dua lakban bening yang ada di dekat korban.
Ditanya mengenai kemungkinan dibunuh, Suryo tetap mengatakan pihaknya masih menunggu hasil otopsi.
"Kami masih menunggu hasil otopsinya, jadi belum bisa memastikan korban dibunuh, dan mencari teman laki-laki korban," kata Suryo.
Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Farman membenarkan jika terdapat luka memar di tubuh korban. "Memang benar, tapi saya tidak bisa berkomentar banyak, karena masih melakukan pengembangan," kata Farman.
Seperti diberitakan sebelumnya, ditemukannya jenazah korban setelah ada seseorang yang tidak diketahui identitasnya, menghubungi polisi dan melaporkan, jika terdapat mayat di hotel V3. Mendapat informasi itu, polisi mendatangi lokasi.
Karyawan hotel sempat terkejut dengan kedatangan polisi. Setelah kamar hotel didatangi ternyata pintu tidak dalam keadaan terkunci, dan polisi menemukan korban yang saat itu mengenakan kaus warna kuning, dan celana jeans dalam kondisi tergelentak tak bernyawa. (Haorrahman)