Sabtu, 30 Mei 2026

Pengamat Transportasi: Beranikah Gubernur Jateng Tindak Perusahaan Nakal?

Pengamat transportasi Unika Soegijapranata, Djoko Setijowarno mengatakan, ada sekitar lima perusahaan yang kerap melanggar kelebihan muatan.

Tayang:
Editor: Dewi Agustina
Tribun Jateng/Humas Pemprov
Ganjar Pranowo benar-benar marah. Gubernur Jateng itu melakukan sidak di jembatan timbang, Subah, Batang, Minggu (27/4/2014) menyaksikan langsung para sopir truk memberi uang pungli kepada petugas jembatan timbang. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Raka F Pujangga

TRIBUNNEWS.COM, SEMARANG - Pengamat transportasi Unika Soegijapranata, Djoko Setijowarno mengatakan, ada sekitar lima perusahaan yang kerap melanggar kelebihan muatan (overload).

Kelima perusahaan itu yakni PT Siba Surya, PT Sun, PT Hasil Mandiri, PT Adil Jaya, dan PT Sukses Putra Transport.

"Salah satu perusahaan tersebut milik pengurus PDI Perjuangan pusat. Beranikah Gubernur Jateng bertindak," kata dia, Senin (5/5/2014).

Dia mengatakan, masyarakat membutuhkan ketegasan Gubernur Jateng untuk mengatasi pungli jembatan timbang yang membuat infrastruktur jalan rusak.

Menurutnya, denda atau tilang itu tidak akan menyelesaikan persoalan. Namun diperlukan sanksi bagi pengusaha yang melakukan pelanggaran kelebihan muatan berulang kali.

"Rakyat Jateng membutuhkan gebrakan dari Gubernur Jateng, bukan hanya gebrak meja," kata dia.

Sumber: Tribun Jateng
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved