Breaking News:

Idul Fitri 2014

Hati-hati Peredaran Uang Palsu Menjelang Lebaran

Intinya, masyarakat kita minta untuk selalu waspada. Jangan sampai penukaran uang malah memicu terjadinya tidak kriminalitas

Ist
Penukaran uang jalanan. 

TRIBUNNEWS.COM, SURABAYA –Menjelang Lebaran, banyak warga yang melayani penukaran uang baru di pinggir-pinggir jalan. Kondisi itu memunculkan kerawanan terjadinya peredaran uang palsu (Upal) yang ujung-ujungnya merugikan masyarakat.

Mengantisipasi hal ini, Polrestabes Surabaya mendatangi sejumlah titik jalan yang banyak dipakai warga untuk melayani jasa penukaran uang. Selain memeriksa uang yang dijajakan, petugas juga memberi himbauan kepada masyarakat supaya berhati-hati saat menukarkan uang.

Utamanya, kehati-hatian supaya memeriksa uang terlebih dulu. Jangan sampai mendapat uang palsu, ada selisih nilai uang yang ditukar atau sebagainya.

“Intinya, masyarakat kita minta untu selalu waspada. Jangan sampai penukaran uang malah memicu terjadinya tidak kriminalitas,” kata Kasubag Humas Polrestabes Surabaya, Kompol Suparti.

Penjual dan pembeli sama-sama diminta untuk selau waspada. Termasuk dengan kemungkinan ada pelaku kejahatan jalanan yang sedang mengincar mereka. Seperti perampasan, penipuan, gendam, dan sebagainya.

“Menjelang hari raya, kondisi penukaran uang semakin ramai. Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan tindak kriminalitas. Karena itulah, petugas dari Sat Binmas Polrestabes Surabaya terus mengimbai masyarakat supaya selalu waspada dan berhati-hati,” sambungnya.

Dan jika ada tindak kriminalitas, polisi meminta warga supaya segera melapor ke petugas terdekat. Bisa di pos-pos penjagaan yang telah didirikan selama musim mudik lebaran, mendatangi Polsek atau langsung ke Polrestabes Surabaya.

Semakin mendekati lebaran, tempat-tempat penukaran uang di pinggir-pinggir jalan memang semakin ramai. Seperti yang terlihat di jalan Pahlawan, Jalan Raya Dharmo, jalan Sikatan, Diponegoro, A Yani dan sebagainya.

Sejauh ini, belum ada laporan terkait tindak kejahatan di tempat-tempat penukaran uang yang hampiir menyebar di jalan-jalan protocol di Surabaya. Namun, polisi tetap berusaha mengantisipasi supaya jangan sampai terjadi.

Selain memberi himbauan, petugas juga terus memantau lokasi-lokasi tersebut. Tujuannya, jika terjadi kejahatan, bisa dengan cepat diatasi. Maklum, menjelang lebaran memang tensi kriminalitas selalu meningkat. Terutama di kota besar seperti Surabaya.

Editor: Sugiyarto
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved