Sabtu, 11 April 2026

Kebakaran Hutan dan Lahan di Riau Menghanguskan 858 Hektar

Kebakaran hutan dan lahan di wilayah tersebut sedikitnya sudah menghanguskan 848 hektar.

Editor: Budi Prasetyo
Tribun Pekanbaru/Doddy Vladimir
Kepulan asap membubung tinggi dari kebakaran hutan dan lahan di Kerumutan, Kabupaten Pelalawan, Riau, Kamis (27/3/2014). Kebakaran hutan dan lahan di Riau kembali terjadi yang membuat beberapa wilayah di Riau diselimuti kabut asap. Tribun Pekanbaru/Doddy Vladimir 

TRIBUNNEWS.COM.PEKANBARU, — Titik panas di Provinsi Riau terus bermunculan selama perayaan Idul Fitri 1435 Hijriah. Kebakaran hutan dan lahan di wilayah tersebut sedikitnya sudah menghanguskan 848 hektar.

"Satuan Tugas Darat melaporkan 848 hektar telah terbakar. Di lapangan, luas wilayah yang terbakar lebih luas karena banyak daerah terbakar yang jauh dari aksesibilitas sehingga tidak terhitung luasnya," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho, dalam surat elektronik, Rabu (30/7/2014), seperti dikutip Antaranews.com.

Pemprov Riau hingga kini masih menetapkan status Siaga Asap dan upaya pemadaman terus dilakukan pasukan gabungan di dalam Satuan Tugas (Satgas) Riau.

Menurut Sutopo, Satgas udara masih terus mengoperasikan helikopter untuk menjatuhkan bom air (water bombing) dan modifikasi cuaca untuk hujan buatan.

Upaya pemadaman tersebut dikombinasikan dengan pasukan Satgas Darat berisi ratusan personel. Pasukan darat terdiri dari 100 personel TNI AD, 100 personel TNI AU, dan 500 personel Polri.

Sutopo menambahkan, ratusan personel Manggala Agni Kementerian Kehutanan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau, dan relawan ikut memadamkan api.

"Pembakaran yang dilakukan oleh oknum individu dan kelompok masih lebih intensif sehingga titik panas makin banyak," katanya.

Setelah selesai merayakan Lebaran, aparat dari Brimob Polda Riau, Polres, dan Manggala Agni langsung melakukan pemadaman di beberapa titik. Water cannon Polres Indragiri Hilir digunakan untuk memadamkan api karena terbatasnya air.

"Kabut asap telah menutupi wilayah Kota Dumai sehingga jarak pandang dua kilometer pada pagi hari," kata Sutopo.

Sumber: Kompas.com
Tags
Pekanbaru
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved