Dibawah Ancaman, Siswi SMP di Semarang Dihamili Pamannya Dua Kali

"Perawatnya bilang LK sedang hamil delapan bulan," kata K saat melapor ke Polsek Gayamsari, Minggu (24/8)

Dibawah Ancaman, Siswi SMP di Semarang Dihamili Pamannya Dua Kali
inimagine.com
Ilustrasi 

TRIBUNNEWS.COM,SEMARANG- Sudah jatuh ketimban tangga pula, ungkapan ini dirasakan
LK gadis yang masuh dduduk di bangku SMP.

Betapa tidak, nasib menyedihkan dialami oleh LK seorang siswi kelas 2 SMP di Semarang.
Beberapa waktu lalu pernah melahirkan bayi, kemudian oleh neneknya dititipkan ke panti asuhan. LK pun melanjutkan sekolah lagi hingga kini.

Tapi dia tak berdaya di bawah ancaman SW pamannya yang tinggal satu rumah bersama K ibunya LK. Korban yang masih belia ini pun lagi-lagi menjadi lampiasan nafsu bejat SW hingga hamil. Sekarang LK yang masih sekolah itu pun mengandung 8 bulan, hasil "pencabulan" tersangka SW.

SW kakek usia 60 tahun itu adalah warga  Warga Mlatiharjo, Semarang Timur.

Dia sehari-hari tinggal satu rumah bersama K dan LK (14) anak dari K (60).

Dulu anak pertama dari LK juga hasil perbuatan tak senonoh dan kebejatan SW. Kini hal yang memalukan itu terulang lagi. SW dua kali menghamili LK.

Karena saking parahnya, meski di bawah ancaman, K pun memberanikan diri melapor ke polisi untuk minta perlindungan dan mengadukan kebejatan SW yang tak lain adalah paman dari LK. SW pun ditangkap polisi.

Dari informasi yang dihimpun Tribun Jateng(Tribunnews.com Network), kehamilan LK diketahui pertama kali oleh ibunya, K (60).

Saat itu, LK mengeluh sakit di perutnya, dia mengaku hanya menderita penyakit maag.
Namun saat dibawa ke puskesmas, perawat memberitahukan bahwa LK hamil.

"Perawatnya bilang LK sedang hamil delapan bulan," kata K saat melapor ke Polsek Gayamsari, Minggu (24/8)

Setelah didesak siapa yang menghamili, LK pun akhirnya mengaku bahwa itu hasil perbuatan bejat SW, pamannya.

Kemarahan K tak tertahan. Apalagi di tahun 2012 lalu, LK juga melahirkan anak hasil perbuatan SW.  

"Anak pertama kami titipkan ke panti asuhan di Salatiga," katanya.

Kini SW tak bisa mengelak lagi di depan polisi.  Dia dijebloskan ke sel tahanan Polsek Gayamsari.
 

Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved