Selasa, 7 April 2026

Tiga Orang Jadi Korban Pesta Minuman Oplosan

Tiga pemuda tewas dan dua lainnya mengalami kritis, diduga setelah menenggak minuman keras oplosan pada perayaan HUT RI ke-69

Editor: Hendra Gunawan
Warta Kota/Nur Ichsan

TRIBUNNEWS.COM, GARUT - Tiga pemuda meninggal dunia dan dua lainnya mengalami kritis, diduga setelah menenggak minuman keras oplosan pada perayaan HUT ke-69 Kemerdekaan Indonesia beberapa hari sebelumnya, Senin (25/8).

Kasatreskrim Polres Garut, AKP Dadang Garnadi, mengatakan pihaknya mengetahui kejadian tersebut setelah salah satu korban meninggal dunia di RSUD dr Slamet Garut, Rabu (27/8) pagi. Sebelumnya, dua korban lainnya meninggal pada Selasa (26/8) sore dan malam di Puskesmas Cilawu.

"Korban sudah langsung dimakamkan. Tiga korban meninggal, dua korban lainnya masih kritis di rumah sakit," kata Dadang, Rabu (27/8/2014).

Korban meninggal adalah Mm (20), berprofesi sebagai pegawai swasta, warga Kampung Haurseah, Desa Sirnagalih, Kecamatan Cigalontang, Kabupaten Tasikmalaya. Korban meninggal lainnya adalah UJ (20), berprofesi sebagai buruh, beralamat di Kampung Sukaiklas, Desa Sukatani, Kecamatan Cilawu, Kabupaten Garut, dan RH (16), pegawai swasta asal dengan alamat yang sama dengan UJ.

Korban kritis adalah MS (19), pelajar asal Kampung Sukaiklas, Desa Sukatani, Kecamatan Cilawu, Kabupaten Garut, dan SO (17), pelajar asal Kampung Cigarungsang, Desa Mekarsari, Kecamatan Cilawu, Kabupaten Garut.

"Menurut keterangan saksi-saksi di lokasi, korban meminum minuman keras oplosan pada Senin, (25/8), sekitar jam 19.00, sewaktu acara perayaan HUT RI. Jenis minuman keras yang diduga diminum para korban adalah alkohol 70 persen sebanyak 32 botol  yang dicampur jamu penambah energi sebanyak 2 boks," katanya.

Akibat meminum minuman oplosan tersebut, kata Dadang, para korban mabuk parah dan tidak sadarkan diri. Mereka kemudian dibawa keluarganya untuk dirawat. Polres Garut telah memeriksa lokasi kejadian, mengamankan barang bukti, dan meminta keterangan sejumlah saksi.

Menurut seorang korban yang dirawat secara intensif di RSUD dr Slamet Garut, MS, ada tiga pemuda lainnya yang ikut meminum minuman keras oplosan tersebut. MS mengatakan kondisi ketiga pemuda yang ikut meminum minuman keras tersebut sama dengan mereka.

"Waktu itu acara hiburan pentas dangdut, kami meminum oplosan berupa alkohol 70 persen yang dicampur dengan sumplemen dan arak. Tidak terjadi hal aneh selama minum, sampai acara hiburan selesai. Semua pulang ke rumah masing-masing, ketika mau tidur dan pagi harinya terasa," kata MS yang masih kesulitan berkomunikasi tersebut. (sam)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved