Selasa, 2 Juni 2026

Penutupan Dolly

Bisnis Esek-esek Lewat Online Marak, Imbas Penutupan Dolly

"Belum, masih kami kembangkan," ujarnya singkat.

Tayang:
surya/habibur rohman
Para pekerja seks kembali menjajakan dirinya di Gang Dolly, Surabaya, Kamis (19/6/2014) malam, sehari pasca deklarasi penutupan lokalisasi tersebut, Rabu (18/6/2014). 

TRIBUNNEWS.COM,SURABAYA - Bisa jadi maraknya bisnis esek-esek melalui jaringan online ini karena ditutupnya Lokalisasi Dolly.

Namun buru-buru Kasatreskrim Polrestabes Surabaya AKBP Sumaryono, menepisnya.

"Belum, masih kami kembangkan," ujarnya singkat.

Mami Dee sendiri juga menolak bila bisnis esek-eseknya adalah terkait dengan penutupan Lokalisasi Dolly.

"Tidak ada kaitannya dengan Dolly," katanya.

Dari penangkapan prostitusi online ini petugas juga mengamankan barang bukti berupa 1 kondom bekas pakai dan tisu basah, uang tunai Rp 1,5 juta, bukti transfer sewa hotel, dan 2 HP.

Polisi menjerat tersangka dengan tindak pidana perdagangan orang Pasal 2 ayat 1 dan 2, UU RI No 21 2007 dan Pasal 506 KUHP.

Sumber: Surya
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved