Jumat, 10 April 2026

Atasi Kekeringan Pemprov NTT Siapkan Anggaran Rp 4 Miliar

Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur memiliki anggaran sebesar Rp 4 miliar untuk mengatasi kekeringan akibat musim kemarau

Editor: Budi Prasetyo
TRIBUN TIMUR/SANOVRA JR
Ribuan ikan mati di empang yang kering di kawasan Metro Tanjung Bunga, Makassar, Sulsel, Senin (6/10/2014). Musim kemarau di Makassar membuat empang kekeringan dan ikan mujair mati mendadak akibat permukaan air panas dan dasar perairan dingin sehingga terjadi pembalikan arus. (TRIBUN TIMUR/SANOVRA JR) 

TRIBUNNEWS.COM.KUPANG, - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur memiliki anggaran sebesar Rp 4 miliar untuk mengatasi kekeringan akibat musim kemarau yang melanda sebagian besar Kabupaten di NTT.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) NTT akan mengalokasikan bantuan berupa droping air bersih untuk 14 Kabupaten di NTT dan pembuatan dua sumur bor untuk satu kabupaten.

“Bantuannya bersifat darurat berupa sentuhan air bersih dan dua sumur bor,” kata Kepala BPBD NTT, Tini Tadeus kepada Kompas.com, Senin (6/10/2014) malam.

Menurut Tadeus, satu kabupaten yang mendapat dua unit sumur bor tersebut adalah kabupaten Sumba Tengah. Sementara untuk 14 kabupaten lainnya hanya mendapat bantuan air bersih. Terkait untuk sumur bor, pemda masih memperjuangkanya.

Tadeus merinci, dua kabupaten yang tidak mendapat air bersih tersebut yakni Kabupaten Sikka dan Sumba Barat Daya. Sedangkan 14 kabupaten yang mendapat bantuan air bersih yakni Kabupaten Kupang, Timor Tengah Selatan (TTS), Timor Tengah Utara (TTU), Malaka, Belu, Sumba Timur, Sumba Barat, Rote Ndao, Sabu Raijua, Alor, Lembata, Flores Timur, Ende, dan Nagekeo.

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved