Pameran Industri Kelapa Sawit Targetkan Transaksi 5 Juta Dollar AS
Pameran Palmex Indonesia menargetkan jumlah transaksi 5 juta dolar AS.
TRIBUNNEWS.COM.MEDAN, - Pameran Palmex Indonesia kembali dihadirkan di Medan. Bertempat di Santika Premiere Dyandra Hotel and Convention Medan, pameran industri minyak sawit terbesar di Indonesia tersebut tahun ini menargetkan jumlah transaksi 5 juta dolar AS.
"Ini merupakan penyelenggaraan pameran yang keenam. Animo industri kelapa sawit terhadap pameran ini setiap tahunnya semakin meningkat, apalagi dengan semakin banyaknya perusahaan yang berpartisipasi di pameran tersebut membuat kami optimis akan mencapai transaksi on the spot senilai 5 juta dolar AS," ujar Susan Tricia, Direktur Utama PT Firework Indonesia, penyelenggara Palmex Indonesia saat temu pers, Rabu (22/10).
Ia menuturkan, Palmex Indonesia merupkan pameran terbesar untuk industri kelapa sawit di Indonesia dan kawasan Asia Tenggara yang saat ini telah menjadi referensi teknologi terbaru bagi kelapa sawit.
"Pameran business to business ini akan berlangsung selama tiga hari yaitu tanggal 22 sampai 24 Oktober. Ada 150 peserta pameran yang berasal dari 22 negara di dunia menampilkan perkembangan teknologi dan peralatan kelapa sawit," tuturnya.
Ia mengungkapkan, pameran tersebut merupakan satu-satunya pameran industri kelapa sawit yang mengumpulkan industri dari hulu dan hilir serta industri pendukung lainnya secara bersamaan di Medan.
Salah satu teknologi yang dipamerkan adalah mesin SKF Vibration Analyzer Microlog oleh PT Kogelahar Indonusa. Mesin ini mampu mendeteksi dan mendiagnosa permasalahan yang terjadi pada rotating equipment sehingga dapat diambil tindakan pencegahan secara dini sebelum mengakibatkan on-schedule downtime.
"Selain PT Kogelahar Indonusa, sederet perusahaan besar di industri minyak sawit di Indonesia maupun mancanegara hadir memamerkan produk dan teknologi mereka seperti PT Kawan Lama Sejahtera, PT Heriwel Bintang Sejahtera, PT Smart Tbk, Wilmar Group, PT Socfin Indonesia, PT Jebsen and Jessen Technology Indonesia dan masih banyak lagi," terangnya.
Beberapa perusahaan besar lainnya seperti Bakrie, PP London, Musim Mas, Astra Agro Lestari, PTPN juga hadir.
Ia menambahkan, beberapa brand yang diwakilkan seperti Brevini, Karcher, Bosch, WM Welding, Krisbow, Nilfisk, Pepperl+fuchs, Takuma Boiler, Hyunday Heavy Industries, Fuji Electric, LS, LG, GE and Flowserve.
"Semakin banyak perusahaan yang berpartisipasi di pameran tersebut dan jumlah pengunjung yang terus meningkat setiap tahunnya membuat panitia optimis target akan tercapai," katanya. (cr3)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/20141023_084009_pameran_industri_sawit.jpg)