Unik, Jembatan di Jalanan Utama Bandara Bone Terbuat dari Pohon Kelapa
Bukan pondasi, aspal atau beton, jalanan di pintu gerbang bandara udara Kabupaten Bone, ternyata konstruksi potongan-potong pohon kelapa
Laporan: Ilham / Tribun Timur
TRIBUNNEWS.COM, MAKASSAR - Bukan pondasi, aspal atau beton, jalanan di pintu gerbang bandara udara Kabupaten Bone, Mappalo Ulaweng Airport, ternyata konstruksi potongan-potongan pohon kelapa, terbilang unik di kelasnya.
Pasir dan kerikil bertabur di atas potongan pohon Kelapa itu. Kasatmata, dipandang dari depan bak konstruksi sirtu, namun dari penjuru samping kiri atau kanan, terlihat jelas, batang kelapa.
Dipantau Kamis (30/10/2014) sore, kurang lebih 20 potong pohon Kelapa tersusun dua lapis membentuk jalan jembatan selebar empat meter itu.
Panjang sekira tujuh meter, membentang di bibir got perairan Desa Lappo Ase Mappalo Ulaweng yang bersinggungan di sepanjang bagian utara bandara ini.
Cukup menantang ketika melewati jalan tersebut, mengendarai roda empat, misalnya. Selain hanya dibumbuhi kerikil lepas dan pohon Kelapa sebagai penopang, juga tak dilengkapi pembatas median jalan atau trotoar.
Mobil sekaliber Avanza atau Xenia bisa "cemplung" ke saluran pengairan jika tidak ekstra hati-hati. Pengairan depan pintu gerbang bandara udara itu agak dalam, sekitar dua meter.
Dua tiang besi terpancang di samping kiri dan kanan jalanan konstruksi pohon kelapan ini. Tak ada papan nama di atas itu atau setidaknya tulisan Welcome To Mappalo Ulaweng Airport
Tetapi yang ada hanya dua kain celana bekas, membalut di pucuk masing-masing tiang gerbang tersebut," alakadarnya Pak, beginilah bandara Bone, inimi jalan masuknya, hati-hati dan silakan," kata Anwar, penduduk setempat.
Begitulah secuil raut infrastruktur Bandara Mappalo Ulaweng di Desa Lappo Ase, Kecamatan Ulaweng Kabupaten Bone.
Bandara perintis atau untuk pesawat "kecil". Bandara ini kurang lebih sembilan kilometer dari utara ibu kota Kabupaten Bone, Watampone. Atau sekitar 180 kilometer dari tenggara Kota Makassar, ibu kota Provinsi Sulsel.
Bandara yang hanya dilengkapi satu landasan pacu ini rampung dibangun jelang tahun baru 2013. Dikabarkan pernah dioperasikan pada awal 2014 lalu.
Bandara ini adalah moda transportasi tujuan Makassar dan Kendari, Sulawesi Tenggara. Luas lahan 60 Ha, runway bandara ini sepanjang 900 m, untuk pesawat badan kecil dan menengah. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/20141030_210309_jembatan-pohon-kelapa-di-bandara-mappalo-ulaweng-bone.jpg)