Kamis, 28 Mei 2026

Harga Cabe di Luwu Timur Naik 200 Persen

Pengusaha Rumah Makan (RM) di Luwu Timur, mengeluhkan kenaikan harga cabe yang mencapai 200 persen

Tayang:
Editor: Sugiyarto
WARTA KOTA/ANGGA BHAGYA NUGRAHA
Pedagang sembako menjajakan dagangannya di Pasar Senen, Jakarta Pusat, Selasa (18/11/2014). Pasca pemerintah menaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi, sejumlah harga sembako di pasar Senen belum ikut naik. Hanya saja harga cabe merah keriting meroket sebelum BBM naik dengan harga Rp 65.000 per kilo gram. Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Sudirman

TRIBUNNEWS.COM, MALILI – Pengusaha Rumah Makan (RM) di Luwu Timur, mengeluhkan kenaikan harga cabe yang mencapai 200 persen setelah kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM).

Salah seorang pengusaha RM, Jein Kusen, mengatakan sebelum harga BBM naik, harga cabe di pasar tradisional hanya berkisaran Rp. 13 ribu per  kilogramnya, jumat (21/10).

Namun setelah harga BBM naik, harga cabe langsung meroket drastis dari harga Rp. 13 ribu naik menjadi Rp. 40 ribu per kilogram di pasar sentral Malili.

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved