Breaking News:

Wakil Bupati Kudus Diancam Tembak oleh Tersangka Korupsi

Wakil Bupati Kudus, Abdul Hamid, hadir sebagai saksi dalam persidangan kasus korupsi pengadaan sarana dan prasarana pendidikan Kabupaten Kudus

tribunjateng/m zainal abidin
Wakil Bupati Kudus Abdul Hamid (saksi) dimarahi oleh Abdul Gani (tersangka) ketika di persidangan di Pengadilan Tipikor Semarang, Selasa (16/12). 

Laporan Tribun Jateng, M Zainal Arifin

TRIBUNNEWS.COM, SEMARANG- Wakil Bupati Kudus, Abdul Hamid, hadir sebagai saksi dalam persidangan kasus korupsi pengadaan sarana dan prasarana pendidikan Kabupaten Kudus Tahun 2004-2005 di Pengadilan Tipikor Semarang, Selasa (16/12).

Usai persidangan tersebut, Abdul Hamid terlibat adu mulut dengan seorang tersangka Direktur CV Gani and Son's, Abdulgani Auf.

Adu mulut keduanya sebenarnya sudah terjadi sejak persidangan hampir berakhir.

Saat itu, Abdulgani Auf atau Gani melontarkan pertanyaan terkait pengembalian kerugian negara yang disebabkan adanya kemahalan harga atas pengadaan sarana dan prasarana pendidikan.

"Saudara tahu tidak mekanisme pengembalian kerugian negara yang benar?" tanya Gani.

Pertanyaan tersebut oleh Abdul Hamid, yang bersaksi sebagai mantan Kabid Pendidikan Menengah pada 2004, akan dijawab dengan memberikan penjelasan terkait pengembalian kerugian negara atas kemahalan harga yang diterimanya sebanyak Rp 25 juta.

Namun, Gani menghendaki jawaban yang singkat sehingga membuat dirinya menyampaikan pertanyaan tersebut berulangkali.

Tak ayal, hakim ketua Antonius Widjantono pun menghentikan pertanyaan Gani yang nada suaranya mulai meninggi. Lantas, oleh Abdul Hamid pertanyaan itu pun dijawab dengan jawaban tidak tahu.

Gani terlihat kembali emosi terhadap Abdul Hamid setelah sidang ditutup oleh majelis hakim. Gani menuding keterangan yang disampaikan Abdul Hamid tidak benar. Dia menuduh Abdul Hamid telah berbohong di Pengadilan.

"Keterangan kamu itu salah dan bohong. Kami itu bohong di Pengadilan. Awas kamu ya," umpat Gani ke Abdul Hamid.

Melihat Gani emosi, beberapa orang yang menyaksikan persidangan dan tim penasehat hukum Gani pun kemudian membawa Gani keluar ruang sidang.

Namun, Gani tetap emosi dan menghampiri Abdul Hamid yang hendak keluar dari ruang sidang.

Di depan ruang Sidang, emosi Gani semakin menjadi-jadi. Beberapa kali menunjukkan jarinya, Gani mengancam Abdul Hamid.

"Awas kamu ya. Kalau saja saya bawa senjata, sudah tak tembak kamu. Saya gak peduli kalau saya dipenjara. Kamu itu bohong. Ya sudah, biar kami laporkan ke polisi saja kamu," katanya kembali mengumpat.

Editor: Sugiyarto
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved