Dua Petani Tewas Tersambar Petir Saat Sedang Panen Kol

Dua orang petani yang sedang panen kol di Desa Sukasirnarasa, Rancakalong tewas tersambar petir,

Dua Petani Tewas Tersambar Petir Saat Sedang Panen Kol
dadwagon.com
Ilustrasi petir. 

TRIBUNNEWS.COM, SUMEDANG - Dua orang petani yang sedang panen kol di Desa Sukasirnarasa, Rancakalong tewas tersambar petir, Selasa (17/2/2015) sekitar pukul 14.30. Kedua petani dan 13 temannya ini sedang berteduh di gubuk menyusul hujan deras turun.

"Tiba-tiba turun hujan deras dan kami berlarian ke saung untuk berteduh. Baru juga sampai ke saung tiba-tiba terdengar ada petir yang keras sekali," kata Dede (25) seorang petani di IGD RSUD Sumedang, Selasa (17/2/2015).

Menurutnya, setelah petir itu ia melihat ada dua temannya yang terkapar. "Dua teman kami malah terkapar dan tak sadarkan diri," katanya.

Melihat kondisi kedua tamannya itu, para petani ini menaikan mereka ke mobil bak terbuka dan turun dari perbukitan ke rumah sakit.

Nahas saat sampai d rumah sakit nyawa kedua petani ini tak bisa diselamatkan.

"Saat sampai ke rumah sakit pukul 15.00 kondisinya sudah meninggal dengan luka memerah pada dahi dan leher," kata Iman Budiman, Humas RSUD Sumedang.

Kedua korban tewas adalah Edi Mulyana (20) dan Rian warga Desa Sukawangj, Kecamatan Pamulihan. (std)

Editor: Sugiyarto
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved