Siswa SMA Jambret Ponsel untuk Bayar UAN Kena Bogem
"Mau bayar uang praktek UAN. Orang tua saya sedang enggak punya uang, adik juga sedang sakit,"
Laporan Wartawan Surya, Satria Akbar Sigit
TRIBUNNEWS.COM, SURABAYA – Gara-gara orangtuanya tak memiliki uang untuk membayar ujian praktek, RN nekat menjambret telepon seluler. Aksinya gagal dan warga sempat menghajarnya sebelum dibui di sel Polsek Benowo.
Sudah dua kali siswa kelas tiga SMA ini menjambret tapi usahanya yang terakhir gagal.
"Kalau ada orang mainan hape sambil nyetir motor, saya ambil hapenya terus kabur. Tapi yang terakhir jatuh, jadi dipukul massa," ujar RN saat menjalani pemeriksaan di Polsek Benowo, Minggu (22/2/2015).
Ia mengaku mendapatkan uang Rp 100 ribu hasil sekali menjambret ponsel. Uang tersebut dibagi dua dengan teman sekampungnya, Hendrik. "Mau bayar uang praktek UAN. Orang tua saya sedang enggak punya uang, adik juga sedang sakit," ujar RN.
Kini, alih-alih mendapat uang untuk membayar ujian praktik UAN, Reno harus mendekam di balik jeruji penjara.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/bocah-pencuri-hape_20150222_224629.jpg)