30 Tahun Heti Besarkan Empat Anaknya di Rumah Reot Langanan Terendam Banjir

Sudah 30 tahun lebih Heti Kuatiwi (64) bersama keempat anaknya mendiami rumah tidak layak huni di Kampung Solokan Jeruk, Desa Cipacing

30 Tahun Heti Besarkan Empat Anaknya di Rumah Reot Langanan Terendam Banjir
tribun jabar/ Ragil Wisnu Saputra
Rumah milik Heti yang sudah tidak layak huni di Kampung Solokan Jeruk, Desa Cipacing, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang. 

TRIBUNNEWS.COM, JATINANGOR - Sudah 30 tahun lebih Heti Kuatiwi (64) bersama keempat anaknya mendiami rumah tidak layak huni di Kampung Solokan Jeruk, Desa Cipacing, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang.

Selama itu 30 tahun itu Heti tidak pernah mendapat bantuan untuk perbaikan rumahnya.

"Sudah 30 tahun belum ada bantuan, baru sekarang mendapat bantuan perbaikan dari Pak Bupati," ujar Heti, Selasa (3/3).

Heti menambahkan, rumah miliknya sering terendam banjir jika musim penghujan datang.

Karena sering terendam banjir, kayu-kayu penyangga rumahnya keropos dan tidak kuat menyangga atap, sehingga sebagian rumahnya roboh.

Menurut pantauan Tribun, rumah milik Heti sudah hampir abruk, penyangga-penyangga rumahnya juga sudah mulai kropos, bahkan bagian belakang dan samping kanan rumahnya sudah ambruk menyatu dengan tanah. (Cr5)

Editor: Sugiyarto
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved