Ujian Nasional 2015

Siswi Ini Pingsan Kerjakan Soal UN Matematika

"Tadi tidak sarapan karena perutnya masih mual," kata Sulastri.

Siswi Ini Pingsan Kerjakan Soal UN Matematika
Tribun Pekanbaru/Doddy Vladim
Siswa terlihat serius mengerjakan soal Ujian Nasional (UN) secara online atau Computer Based Test (CBT) di SMA Negeri 8 Pekanbaru, Senin (13/4/2015). 

TRIBUNNEWS.COM, UNGARAN - Baru saja mengerjakan soal kelima pada Ujian Nasional (UN) mata pelajaran matematika, seorang peserta UN SMP di Ungaran, Kabupaten Semarang, jatuh pingsan hingga dilarikan ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Ungaran, Selasa (5/5/2015).

Saat ditemui di bangsal kamar nomor satu Ruang Dahlia, RSUD Ungaran, Aprilia (15), siswa kelas IX MTs NU Ungaran, masih terbaring lemas. Tidak satu pun patah kata keluar dari mulutnya. Hanya isyarat gelengan kepala dan anggukan saja yang bisa diekspresikan anak kedua dari Sulastri (45), warga Dusun Blanten, Desa Nyatnyono, Kabupaten Semarang.

"Tadi tidak sarapan karena perutnya masih mual. Sebenarnya kondisi anak saya belum sehat, masih harus opname. Badannya masih lemas," kata Sulastri.

Menurut Sulastri, Aprilia jatuh sakit sejak sepekan yang lalu. Jumat (1/5/2015) lalu, Aprilia terpaksa dilarikan ke rumah sakit karena suhu badannya terus-terusan panas. Hingga Sabtu siang, Aprilia masih tergolek lemas di rumah sakit. Namun pada hari Minggu, keluarga meminta Aprilia pulang lantaran pada harus mengikuti ujian pada hari Senin.

Dugaan sementara, Aprilia menderita sakit radang paru-paru. Dokter masih menunggu hasil laboratorium dalam beberapa hari ke depan.

"Dokter sebenarnya tidak boleh. Sempat rontgen paru-paru juga. Tapi kami ditelepon terus pihak sekolah bagaimana ujiannya Aprilia. Takut bagaimana-bagaimana, akhirnya kami diperbolehkan pulang setelah membeli obat dari luar rumah sakit," ujarnya.

Pada hari pertama pelaksanaan UN SMP dengan mata pelajaran bahasa Indonesia, Aprilia bisa melaluinya dengan mulus. Namun pada hari kedua ini, kondisi Aprilia kembali memburuk dan terpaksa mengikuti ujian di ruang UKS sekolah. Beberapa menit berkutat menyelesaikan soal ujian, Aprilia jatuh pingsan.

"Ya yang penting sekarang pihak sekolah tahu kalau anak saya benar-benar sakit. Kita sudah berusaha, tapi kondisi anak saya memang belum sehat," imbuhnya.

Sementara itu, Humas MTS NU Ungaran, Zaenal Muttaqi membenarkan informsi ketidaksertaan salah satu anak didiknya dalam UN lantaran jatuh sakit di sekolah. Pihak sekolah sudah menyatakan kepada orangtua yang bersangkutan untuk tidak memaksakan diri mengikuti UN di sekolah.

"Pada saat rapat dengan wali murid, kita bilang kalau belum siap jangan memaksakan diri. Senin bisa ikut sampai selesai, kalau tadi di UKS tapi baru lima soal sudah ambruk. Lalu saya bawa ke RS," kata Zaenal.

Ada dua opsi yang disiapkan oleh pihak sekolah untuk mengantisipasi tidak ikut sertanya Aprilia dalam ujian nasional dua hari berikutnya. Kedua opsi itu adalah ujian di RS atau mengikuti ujian susulan. Salah satu dari kedua opsi itu akan dipilih menunggu perkembangan kondisi kesehatan Aprilia.

"Untuk yang hari ini berarti susulan. Kalau di-acc Diknas, ya besok ujian di RS. Tapi kalau anaknya belum siap, ya ikutnya ujian susulan sekalian. Kita lihat perkembangannya," kata Zaenal.

Penulis: Kontributor Ungaran, Syahrul Munir

Editor: Hasanudin Aco
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved