Jumat, 10 April 2026

Uang dari Orangtua tak Cukup, Mahasiswi Ini Nekat Jadi Pelacur

Prostitusi online yang melayani pelangganya di kamar kos, ternyata tidak hanya terjadi di Jakarta atau kota-kota besar lainnya.

Editor: Gusti Sawabi
Kompas.com
Ilustrasi 

Tribunnews.com, Semarang -- Prostitusi online yang melayani pelangganya di kamar kos, ternyata tidak hanya terjadi di Jakarta atau kota-kota besar lainnya.

Seperti yang diakui mahasiswi di Semarang ini. Ayu (nama samaran) juga mengaku memakai kos untuk praktik prostitusi. Namun Ayu lebih selektif memilih pria yang akan dilayani.

“Dalam satu bulan, saya hanya menerima pelanggan sekitar lima orang saja,” katanya.

Ayu mengaku berprofesi sebagai PSK untuk tambahan biaya kuliah. “Uang kiriman bulanan dari orangtua tidak cukup,” katanya.

Cara Ayu menggaet calon pelanggan melalui media sosial Wechat. Di akun tersebut, dirinya memasang foto natural namun berparas cantik.

Dari banyaknya pria yang meminta pertemanan dengan dirinya, tidak semuanya diterima. Kepada Tribun Jateng, Ayu mengatakan, hanya melayani pelanggan dengan durasi short time di kamar kos. Untuk sekali layanan singkat, Ayu meminta bayaran minimal Rp 500 ribu.

Sumber: Tribun Jateng
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved