Ibu Rumah Tangga Gelapkan 7 Unit Sepeda Motor

Setelah melakukan pencarian selama 10 hari sejak adanya laporan korban, ketujuh barang bukti

Ibu Rumah Tangga Gelapkan 7 Unit Sepeda Motor
Tribun Jogja/Jihad Akbar
Kapolsek Danurejan bersama anggota menunjukkan beberapa barang bukti berupa sepeda motor kasus penggelapan. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Jihad Akbar

TRIBUNNEWS.COM, YOGYA – Barang bukti kasus penggelapan tujuh sepeda motor rentalan yang dilakukan oleh seorang ibu rumah tangga beserta satu orang rekannya yang masih dalam pencarian, berhasil diamankan oleh Reskrim Polsek Danurejan.

Setelah melakukan pencarian selama 10 hari sejak adanya laporan korban, ketujuh barang bukti tersebut diamankan di beberapa tempat.

“Kemarin malam kita dapatkan dua barang bukti terakhir di daerah banguntapan, anggota lumayan lama nunggu barang bukti itu karena dipakai kerja sama orang yang menerima gadaian dari tersangka,” ungkap Kompol Ani Narmawati, Minggu (7/6/2015).

Ketujuh barang bukti tersebut terkait dengan kasus penggelapan yang dilakukan oleh Tuti Purwaningsih (52), warga Suryokarsan, Wirogunan, Mergangsan, seorang ibu rumah tangga.

Tersangka sendiri telah diamankan pihak Polsek Danurejan, Senin (1/6/2015) sekitar pukul 22.00, dirumahnya.

Akan tetapi, dalam penangkapan tersebut, Ani menerangkan, pihaknya tidak menemukan barang bukti sepeda motor tersebut karena sudah digadai dan dititipkan di lain tempat.

“Saat tersangka tertangkap, paginya ada beberapa orang yang pernah dititipi motor tersangka menyerahkan motor itu ke polsek, dan memberi keterangan. Sedangkan yang lain kami cari ke tempat-tempat yang diakui tersangka,” ujarnya.

Terungkapnya kasus penggelapan tujuh sepeda motor tersebut berawal dari laporan yang dilakukan Buhori, pemilik rentalan motor di daerah Bausasran Danurejan yang menjadi korban, ke Posek Danurejan, Jumat (26/5/2015).

Modus yang digunakan oleh tersangka bersama rekannya, yaitu merental sepeda motor dengan alasan untuk dipakai keperluan sendiri. Selain itu, ada pula yang diakui akan dipakai keperluan saudara serta temannya.

Rata-rata uang yang didapat para tersangka dari penggadaian sepeda motor kisaran 1,5 hiingga 3 juta rupiah.

Pengakuan tersangka kepada petugas, dirinya hanya disuruh oleh tersangka yang masih dalam pengejaran tersebut.

Atas perbuatannya tersebut, tersangka dijerat dengan Pasal 372 KUHP, tentang tindak pidana penggelapan dengan ancaman hukuman empat tahun kurungan penjara.

Editor: Hendra Gunawan
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved